Pakan Fermentasi Jadi Andalan Peternak Brebes

Kuntoro Tayubi    •    Selasa, 19 Sep 2017 10:17 WIB
kemarau dan kekeringan
Pakan Fermentasi Jadi Andalan Peternak Brebes
Peternak di Desa Pemulihan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, sedang membuat pakan fermentasi -- MTVN/Kuntoro Tayubi

Metrotvnews.com, Brebes: Musim kemarau menyebabkan peternak di sejumlah daerah kesulitan mencari rumput dan daun untuk pakan ternak. Peternak sapi di Brebes, Jawa Tengah, mengembangkan pakan fermentasi (silase) untuk pakan ternak selama musim kemarau.

"Silase lebih efektif sebagai pakan, karena dapat menghemat waktu dan tenaga untuk mencari rumput," kata Andi, peternak sapi di Desa Cisereuh, Kecamatan Ketanggungan, Brebes, Selasa 19 September 2017.

Andi menjelaskan, dirinya saat ini mencari rumput yang kemudian diawetkan untuk pakan ternak beberapa minggu ke depan. Dengan menggunakan pakan fermentasi, ia mengaku lebih hemat dan efesien.

Selain itu, jika menggunakan pakan fermentasi, kotoran ternak tidak bau. Prosenya pun mudah, rumput difermentasikan dengan bahan pembusuk selama dua hingga tiga hari.

"Bau pakannya itu seperti tape, karena proses dan cara fermentasinya pun tidak jauh beda dengan tape," ungkapnya.

Salimin, peternak dari Desa Pemulihan, Kecamatan Larangan, Brebes, mengaku, pakan fermentasi cukup ampuh menjadi jalan keluar saat kemarau. Pasalnya, saat musim kemarau seperti ini pakan ternak susah didapatkan.

"Sebelum menggunakan metode fermentasi, kami harus mencari rumput di daerah lain yang cukup jauh," tandasnya.


(NIN)