Penyuluh KUA Diterjunkan untuk Mensosialisasikan Imunisasi MR

Patricia Vicka    •    Selasa, 15 Aug 2017 12:38 WIB
imunisasi
Penyuluh KUA Diterjunkan untuk Mensosialisasikan Imunisasi MR
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Kementerian Agama Kantor Wilayah DIY menerjunkan petugas Kantor Urusan Agama (KUA) untuk mensosialisasikan imunisasi Campak Rubella (Measless Rubella/MR) ke sejumlah sekolah. Mereka bertugas memberikan pengertian mengenai manfaat imunisasi dan meyakinkan bahwa vaksin MR halal serta aman.

"Kami menerjunkan penyuluh KUA ke sekolah-sekolah untuk membantu sosialisasi dan mendampingi petugas memberikan imunisasi," kata Kepala Kanwil Kemenag DIY Lutfhi Hamid di Yogyakarta, Selasa 15 Agustus 2017.

Luthfi mengakui, sebelumnya ada delapan sekolah yang sempat menolak imunisasi karena diduga kandungan vaksin MR tak halal. Menurutnya, penolakan tersebut terjadi karena tak ada sosialisasi khusus terkait manfaat serta tujuan vaksin dari sisi agama.

(Baca: Presiden Pastikan Vaksin Campak Rubella Aman)

Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Sri Setyaningastuti menegaskan, sekolah yang sempat menolak kini sudah bersedia menerima imunisasi. Hal ini berkat sosialisasi dan diskusi yang dialkukan beberapa kali bersama pihak sekolah, guru, dan wali murid.

Pembajun optimis, pelaksanaan imunisasi MR di DIY mencapai 95 persen. Program nasional yang dimulai pada 1 Agustus 2017 ini menyasar sekitar 770.599 anak di seluruh DIY.

Imunisasi MR dilakukan dalam dua tahap, yaitu Agustus bagi anak usia sekolah dan September bagi anak-anak yang belum sekolah.

 


(NIN)