Oktober, Jepara Diguyur Hujan di Atas Normal

Rhobi Shani    •    Sabtu, 08 Oct 2016 13:22 WIB
cuaca ekstrem
Oktober, Jepara Diguyur Hujan di Atas Normal
Ilustrasi/Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Jepara: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) meramalkan Kabupaten Jepara bakal diguyur hujan di atas normal selama Oktober. Khususnya wilayah Kecamatan Keling dan Kecamatan Mlonggo. Debit air hujan mencapai 300-400 mililiter per detik.
 
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara Lulus Suprayetno menyampaikan pengaruh perubahan iklam ekstrem dan curah hujan tinggi yang semestinya datang Desember, diperkirakan bakal datang lebih awal. Sepanjang Oktober ini, hujan lebat bakal mengguyur Jepara.
 
“Normalnya debit air hujan 150 mililiter per detik, tapi selama Oktober ini debit hujan meningkat dua kali lipat," Lulus, Sabtu (8/10/2016).
 
Berkait dengan meningkatnya debit curah hujan, Lulus melanjutkan, pihaknya mewaspadai potensi tanah longsor di Kecamatan Keling dan Kecamatan Mlonggo. Pasalnya, dua wilayah tersebut memiliki karakter geografis pegunungan, lereng, dan perbukitan.
 
“Yang patut diwaspadai ketika hujan turun lebat adalah tanah longsor di Desa Tempur Kecamatan Keling dan Desa Tanjung,” kata Lulus.
 
Ditambahkan Lulus, hujan lebat yang mengguyur Jepara juga berpotensi disertai petir dan angin kencang. Hanya saja, ancaman angin kencang maupun puting beliung belum dipetakan karena angin kencang.

“Angin kencang atau puting beliung tidak bisa kita prediksi. Tapi, masyarakat harus mewaspadai kemunculan awan putih tebal yang turun mendekati permukaan, biasanya itu tanda akan ada angin kencang,” kata Lulus.
 
Berkait dengan ancaman petir, Lulus meminta masyarakat untuk tidak berada di tempat lapang atau berteduh di bawah pohon.

(UWA)