Lantaran Kelaparan, Pembunuh Sadis Ini Serahkan Diri

Iswahyudi    •    Minggu, 18 Oct 2015 13:48 WIB
pembunuhan pasutri
Lantaran Kelaparan, Pembunuh Sadis Ini Serahkan Diri
Tersangka yang mengaku membunuh sekretaris desa. (Metrotvnews.com/Iswahyudi)

Metrotvnews.com, Kendal: Alasan pelaku pembunuhan Sekretaris Desa Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kendal, Jawa Tengah, menyudahi pelariannya sangatlah sepele. Dia kelaparan lantaran tak menemukan makanan di hutan.

Pelaku yang menyerahkan diri pada Sabtu (17/10/2015) malam ke Polsek Kaliwungu itu, mengaku kelaparan setelah seharian bersembunyi di hutan. Dia turun ke rumah temannya. 

Diantar kakak kandung dan temannya, Kasmani pelaku pembunuhan terhadap Ngarjo, Sekdes Darupono masih terlihat lemas saat datang ke kantor polisi. Kepada petugas, pelaku mengaku sudah menyimpan dendam kepada korban karena kerap menganggu istirahatnya. 

“Saya terganggu oleh korban saat saya sedang istirahat,” katanya. (Baca: Pembunuh Sekretaris Desa Menyerahkan Diri)

Pelaku yang sudah emosi kemudian mengambil parang di dapur rumahnya dan menghampiri korban yang sedang memandikan burung.

Pelaku mengatakan, korban dihantam parang secara membabi buta. Pelaku baru tersadar ketika korban sudah berlumuran darah. Melihat korbannya tak berdaya, pelaku masuk rumah kemudian kabur melalui pintu belakang.

Pelaku kabur ke dalam hutan yang berjarak beberapa puluh meter di belakang rumah untuk bersembuyi. Pakaian pelaku yang berlumuran darah dibakar di hutan dan pelaku mengambil baju yang ada di gubuk di sekitar hutan.

“Kebetulan ada gubuk, banyak pakaian dan sarung, saya ambil saja dan terus berjalan sambil sesekali bersembunyi,” imbuhnya.

Dalam pelariannya pelaku tidak makan dan minum dan berjalan kaki ke arah utara. Pelaku yang sudah lemas karena kelaparan kemudian mendatangi rumah temannya di Dusun Kwangsan, Desa Magelung atau sekitar 10 kilometer dari tempat kejadian perkara.

Sementara itu, teman pelaku, Rinto, mengatakan Kasmani mendatangi rumahnya dalam keadaan lemas dan pucat. "Kondisinya mengenaskan karena mengaku tidak makan dan minum. Pelaku meminta diantar ke Polsek Kaliwungu,” jelasnya.

Rinto kemudian mendatangi kakak pelaku, Handoyo. “Saya gemetar melihat adik saya ada di rumah Rinto, kemudian saya tanya sudah yakin dan siap untuk menyerahkan diri. Adik saya bilang siap dan bertanggung jawab dengan perbuatannya,” ujar Handoyo.

Baca: Tersulut Dendam, Sekdes di Kendal Dihabisi Tetangga

Pelaku kini masih menjalani pemeriksaan petugas. Polisi juga masih mencari barang bukti parang yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa Ngarjo.


(SAN)