Pemkab Kendal Mengusulkan UMK Rp1,9 Juta

Iswahyudi    •    Sabtu, 04 Nov 2017 11:18 WIB
ump
Pemkab Kendal Mengusulkan UMK Rp1,9 Juta
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Kendal: Pemerintah Kabupaten Kendal mengusulkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2018 sebesar Rp1.929.458. Jumlah tersebut naik Rp154.591 dibanding UMK Kendal 2017, yaitu Rp1.774.867.

"Usulan itu sudah disepakati semua pihak, mulai dari buruh hingga anggota Dewan Pengupahan Kabupaten Kendal," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kendal Ratno, Jumat 3 Oktober 2017.

Menurut Ratno, usulan UMK Kendal 2018 tersebut berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, Keputusan Presiden Nomor 107 Tahun 2004 tentang Dewan Pengupahan, serta Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 7 Tahun 2013 tentang Upah Minimun. Pihaknya tidak melakukan survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) seperti tahun-tahun sebelumnya.

Retno menjelaskan, usulan UMK tersebut tetap akan dikaji meskipun ia mengklaim sudah mendapatkan persetujuan dari berbagai pihak. Penetapan UMK nantinya berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah tentang UMK pada 35 kabupaten/kota.

Ketua Komisi D DPRD Kendal Akhmad Suyuti menambahkan, usulan UMK Kendal telah melalui proses panjang dan melibatkan semua pihak. "Kalau sudah menjadi kesepakatan semua pihak dan ada kenaikan, saya setuju dengan usulan tersebut," pungkasnya.

(Baca: UMP Jateng Naik Rp119 Ribu)

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar Rp1.486.065. Upah itu naik Rp119.065 atau 8,7 persen dibanding UMP 2017 sebesar Rp1.367.000.

Besaran UMP Rp1,4 juta tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 560/86 Tahun 2017 tentang Upah Minimum Provinsi Jateng 2018. Keputusan itu juga berdasarkan pertimbangan melaksanakan fungsi perlindungan upah bagi buruh, serta rekomendasi Dewan Pengupahan Provinsi Jateng.

 


(NIN)