Siklon Tropis Cempaka

Warga Tiga Kecamatan di Gunungkidul Kesulitan Air Bersih

Patricia Vicka    •    Selasa, 05 Dec 2017 17:11 WIB
tanah longsorcuaca ekstrembencana alambencana banjirsiklon tropis cempaka
Warga Tiga Kecamatan di Gunungkidul Kesulitan Air Bersih
Ilustrasi. MTVN/M Rizal

Yogyakarta: Pompa air PDAM di Sungai Baron, Gunungkidul, Jawa Tengah, yang rusak terdampak Siklon Tropis Cempaka belum diperbaiki. Akibatnya ribuan warga di tiga Kecamatan Gunungkidul kesulitan air bersih.

Kordinator SAR Sanlimas II Baron Marjono menyebut pompa air rusak akibat derasnya aliran di sungai. Padahal selama ini PDAM mengambil air bersih dari Sungai Baron untuk dialirkan ke tiga kecamatan.

"Jadinya warga di tiga kecamatan yakni di kecamatan Tanjung Sari, Saptosari dan Panggang
sekarang sulit mencari air minum," kata Sarjono melalui sambungan telepon di Yogyakarta, Selasa 5 Desember 2017.

Untuk mengatasi ini, warga terpaksa swadaya membeli air bersih dari perusahaan air minum.  Sementara untuk keperluan mandi cuci kakus (MCK) warga memanfaatkan air bersih dari tempat penampungan tadah hujan.

"Warga patungan beli air minum. Satu tangki harganya Rp150ribu. Dibagi-bagi ke kepala keluarga.Biasanya satu tangki kalau dibagikan ke satu RT bisa habis 2-3 minggu," jelas dia..

Saat ini kondisi debit dan volume air sungai Baron masih tinggi dan deras. Warna airpun masih keruh karena tercampur lumpur. Hal ini membuat PDAM kesulitan memperbaiki pompa.

Namun jika cuaca beberapa hari kedepan normal, air diprediksi surut dan kembali jernih dua hari mendatang. Sarjono menegaskan Tim SAR siap membantu memperbaiki pompa tersebut.

Sebelumnya Direktur Utama PDAM Tirta Handayani Isnawan Febrianto mengakui sekitar 10ribu pelanggan PDAM dibeberapa wilayah Gunungkidul belum bisa mendapatkan air bersih. Pasalnya beberapa jaringan pipa dan pompa dibeberapa titik rusak akibat bencana efek siklon Cempaka.

Jaringan PDAM yang belum bisa mendistribusikan air berada si instalasi Buder Patuk, sebagian instalasi Baron, instalasi Seropan, dan instalasi Bribin.

Wilayah yang belum mendapatkan air bersih akibat rusaknya pompa air di sungai baron meliputi Desa Mulusan, Karang Duwet di Dusun Suruklanang, Kecamatan Panggang dan  Desa Kepek, Krambilsawit, Trowono, Jetis, Planjan dan Giring di Kecamatan Saptosari.


(SUR)