Anak Amien Rais Bertarung di Dapil DIY

Ahmad Mustaqim    •    Minggu, 28 Oct 2018 15:28 WIB
pemilu legislatifpileg
Anak Amien Rais Bertarung di Dapil DIY
Waketum DPP PAN sekaligus Wakil Ketua I DPR Hanafi Rais. Foto: Antara/Ismar Patrizki.

Yogyakarta: Anak politikus senior Amien Rais, Hanafi Rais kembali maju dalam pemilu legislatif 2019 lewat daerah pemilihan (Dapil) Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain Hanafi, ada pula pengurus pusat Partai Amanat Nasional (PAN) hingga pedangdut yang maju lewat partai tersebut di Dapil DIY.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN DIY, Nazaruddin mengatakan, ada delapan caleg yang maju lewat partainya di Dapil DIY. Selain Hanafi Rais, ada Ibnu Mahmud Bilalludin yang merupakan Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN. 

"Saya berharap nama-nama caleg yang tak sebutkan ini bekerja keras, sehingga bisa mendukung dan memuluskan target dua kursi DPR dari Dapil DIY," kata Nazaruddin saat dihubungi Medcom.id, Minggu, 28 Oktober 2018.

Nama caleg lain adalah Yuni Astuti. Caleg nomor urut tiga ini merupakan istri anggota organisasi kemasyarakatan Pemuda Pancasila DIY, Faried Jayen Supardjan. Selanjutnya ada Afda Rizal Armashita (politikus PAN), Taufan Pratama Zasya, Feni Fitria Rahmawati, Muh. Syahrul Kamil ZA (penyanyi dangdut), dan Erlin Susilasari (aktivis sosial kemasyarakatan).

Menurut Nazaruddin, target perolehan dua kursi sangat realistis. Sebab, kata dia, PAN selama ini rata-rata hanya mampu mewujudkan raihan dua kursi di DPR.

"Kita pernah tahun 1999, 2004, pernah dapat dua kursi. Tahun 2014, suara kita sekitar 352 ribu suara untuk DIY. Kurang sedikit dibanding 2009," jelas Nazaruddin. 

Nazaruddin tak ingin PAN mendapat suara banyak namun caleg yang lolos hanya sedikit. Ia mencontohkan, PAN saat meraih 352 ribuan suara pada 2014, hanya meloloskan dua caleg ke senayan. Dia mengaku kalah dengan PKB yang hanya mendapat 150 suara dan meloloskan satu caleg ke senayan.

"Kita ingin suara maksimal. Partai yang suaranya pas-pasan tetap dapat satu kursi. Kami tak bisa menarget suara (PAN) sekian. Kemarin menarget 350 ribu terlampaui, tapi tetap rugi," pungkas Nazaruddin.


(DEN)