Mendag Larang Ekspor Rotan Mentah

Pythag Kurniati    •    Selasa, 08 Jan 2019 13:39 WIB
ekspor-impor
Mendag Larang Ekspor Rotan Mentah
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa, 8 Januari 2019. Attachments area

Sukoharjo: Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menegaskan bahwa rotan dilarang diekspor dalam kondisi mentah. Enggartiasto meminta daerah penghasil rotan lebih dulu mementingkan kebutuhan dalam negeri.

Pernyataan tersebut sekaligus menjawab keluhan perajin rotan dalam negeri. Mereka mengaku sulit mendapatkan bahan baku rotan.

Mendag menyampaikannya saat berkunjung di sentra industri rotan Desa Trangsan, Sukoharjo, Selasa, 8 Januari 2019. Di lokasi tersebut, Mendag meninjau aktivitas di pabrik CV Maju Jaya.

"Kita tidak akan izinkan ekspor rotan mentah. Kalau kita kirim, minimal setengah jadi," kata Enggartiasto, Selasa, 8 Januari 2019.

Enggartiasto menjelaskan permasalahan sebenarnya dialami kedua pihak, yaitu perajin rotan dan penjual rotan mentah. Di daerah penghasil rotan, mereka kesulitan menjual.

Sedangkan dari sisi perajin rotan, mereka mengaku kesulitan mendapatkan bahan baku dengan harga yang pas. 

"Ini yang kami jembatani," ujar dia.

Dengan adanya kebijakan larangan ekspor rotan mentah itu, pemerintah ingin kebutuhan rotan di dalam negeri terpenuhi. "Karena mereka (penyedia bahan baku) bertanggung jawab untuk itu," katanya.

Mendag juga menegaskan bahwa ekspor rotan mentah adalah aktivitas ilegal. "Kalau ditemukan (ekspor) berarti nyelundup. Kalau itu kita akan koordinasi dengan kementerian dan lembaga lain," tutupnya.



(ALB)