Tax Amnesty Tahap 2 Menyasar UMKM di DI Yogyakarta

Patricia Vicka    •    Selasa, 04 Oct 2016 18:07 WIB
tax amnesty
<i>Tax Amnesty</i> Tahap 2 Menyasar UMKM di DI Yogyakarta
Presiden Jokowi dan Menkeu mendatangi kantor DJP Jakarta di malam penutupan tax amnesty periode 1, 30 September, MI - Atet Dwi Pramadia

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty memasuki tahap kedua. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) DI Yogyakarta pun menyasar pelaku usaha menengah kecil mikro (UMKM) terlibat dalam kebijakan tersebut.

Kepala DJP DI Yogyakarta Yuli Kristiyono mengakui 200 ribu UMKM beroperasi di provinsi tersebut. Yuli menargetkan 50 ribu UMKM tersebut mengikuti tax amnesty tahap dua.

"Target kami sebanyak-banyaknya UMKM bisa ikut. Setidaknya dari 200 ribu UMKM ada 50 ribu yang ikut," ujar Yuli di Kantor DJP DIY, Yogyakarta, Selasa (4/10/2016).

UMKM, katanya, memiliki aset rata-rata Rp10 miliar. Uang tebusannya hanya 0 persen. Sementara UMKM dengan aset di atas Rp10 miliar bakal dikenakan dana tebusan sebesar 2 persen.

Pihaknya kini menyosialisasikan tax amnesty dua kepada pelaku UMKM. Prosesnya berbeda dengan sosialisasi tax amnesty untuk wajib pajak (WP) pribadi.

Yuli menggandeng sejumlah pakar, tokoh masyarakat, dan ketua asosiasi UMKM dalam sosialisasi tersebut. Lokasinya pun tidak dilakukan di hotel maupun kampus. Namun sosialisasi akan melibatkan perbankan untuk penyediaan tempat.

"Kami sudah berdiskusi dengan ketua asosiasi. UMKM lebih percaya jika yang menyosialisasikan program ini tak hanya karyawan pajak saja," katanya. 

Berikut daftar pencapaian DJP DIY dalam tax amnesty periode pertama:
 
Dana tebusan pajak Rp351,36 miliar
Dana repatriasi Rp122,19 miliar
Total dana deklarasi
terdiri dari:
- Deklarasi luar negeri (Rp989,35 miliar)
- Deklarasi dalam negeri (15,4 triliun)
Rp16,57 triliun

(Sumber data Direktorat Jenderal Pajak DI Yogyakarta)


(RRN)