Mesin SPBU Rusak, Harga Pertalite di Pengecer Rp15 Ribu

Rhobi Shani    •    Jumat, 12 Oct 2018 15:27 WIB
pertamina
Mesin SPBU Rusak, Harga Pertalite di Pengecer Rp15 Ribu
Antrean di SPBU Karimunjawa

Jepara: sejak dua hari terakhir warga di kepulauan Karimunjawa Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, kelimpungan mencari bahan bakar minyak (BBM). Pasalnya, satu-satunya SPBU yang ada di Karimunjawa tidak lagi melayani masyarakat lantaran mesin digital di SPBU rusak.

 Pengelola SPBU Karimunjawa, Alex menyampaikan, antrean yang terjadi di SPBU lantaran kepanikan warga. Pihaknya memastikan bahwa pasokan dan stok BBM masih lancar dan cukup. 

“Tidak ada kelangkaan. Hanya kendala teknis mesin digital pompa rusak,” ujar Alex saat dihubungi Medcom.id, Jumat, 12 Oktober 2018.

Alex melanjutkan, pasokan BBM dari PT Pertamina ke Karimunjawa terakhir pada Senin, 8 Oktober 2018. BBM yang dikirim ke wilayah terluar Kabupaten Jepara itu, adalah pertalite, solar, dan pertamax.

“Jumlahnya berapa saya lupa. Tapi yang jelas cukup karena susuai dengan permintaan,” tegas Alex.

Terpisah, Sekretaris Kecamatan Karimunjawa, Nor Soleh mengungkapkan, aksi borong BBM dengan jeriken mengakibatkan kepanikan di masyarakat. Mereka khawatir tidak mendapat BBM untuk kendaraan maupun untuk kapal.

“Mereka yang beli banyak itu, karena ini musim panen ikan dan musim liburan, sehingga konsumsi BBM mereka bertambah. Khawatir, warga terus ramai-ramai membeli BBM takut tidak kebagian,” ungkap Soleh.

Berkait penutupan SPBU, Soleh menyatakan, pihaknya tidak tahu pasti terjadi masalah apa. Hanya, informasi yang diterimanya, terjadi kebocoran pada tangki penyimpanan.

Saroh, warga Karimunjawa menyampaikan, akibat SPBU tidak beroperasi, harga BBM di pengecer naik dua kali lipat. Harga pertalite di pengecer mencapai Rp15 ribu. Namun, tidak semua pengecer saat ini menjual BBM.

“Sudah dari kemarin. Kayaknya masyarakat yang beli banyak sengaja ditimbun. Kalau BBM di SPBU habis, harga di pengecer kan menjadi naik,” tandas Saroh.



(ALB)