Warga Lereng Merapi Budayakan "Tas Keselamatan"

Patricia Vicka    •    Kamis, 10 Jan 2019 16:01 WIB
gunung merapiMitigasi Bencana
Warga Lereng Merapi Budayakan
Gunung Merapi dilihat dari Kaliurang, Sleman, DI Yogyakarta. Medcom.id/Patricia Vicka

Yogyakarta: Warga yang tinggal di lereng Gunung Merapi, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, punya kebiasaan menyiapkan "tas keselamatan" untuk persiapan menghadapi bencana. Tas ini berisi surat-surat berharga, perhiasan dan harta benda.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY Biwara Yuswantana mengatakan, kebiasaan ini dijalankan warga di tiga kecamatan di lereng Merapi sejak zaman dahulu. Tiga kecamatan ini adalah Cangkringan, Pakem dan Turi.

"Ini merupakan bukti bahwa masyarakat di Lereng Merapi sudah siaga bencana Merapi," ujar Biwara pada Medcom.id di Kantor BPBD DIY, Kamis 10 Januari 2019.

Tas keselamatan adalah jalan pintas menyelamatkan harta benda di kala bencana melanda. Warga tinggal mengungsi sambil membawa tas keselamatan tersebut.

"Saat ada peringatan mengungsi mereka tinggal menambahkan bekal atau pakaian ke dalam tas ini. Lalu mengungsi,"katanya.

Warga juga sudah mengetahui lokasi pengungsian yang disiapkan oleh BPBD. Warga juga dengan kesadaran sendiri segera mengungsi kala Merapi terbatuk atau memuntah lawa.

Kemandirian mitigasi bencana ini tumbuh di masyarakat lereng Merapi lantaran gunung yang terletak di dua provinsi ini selalu rutin erupsi. Gunung Merapi biasa erupsi setiap 4-6 sekali.

Walau sudah melek mitigasi bencana, BPBD tetap memberikan edukasi bencana pada warga. Edukasi dilakukan melalui pembentukan desa tangguh bencana (Destana), sekolah siaga bencana (SSB) dan Forum Komunikasi bencana (FKB). Hingga saat ini tercatat sudah ada 44 Destana di Kabupaten Sleman.

Selain itu Biwara menegaskan pihaknya sudah memperbaiki jalur evakuasi menuju barak pengugsian Merapi. Petunjuk lokasi evakuasi juga telah diperbaharui.

Hingga kini status Gunung Merapi masih di level Waspada. Guguran materi lava masih kerap keluar dari gunung tersebut.


(SUR)