BNPT Waspadai Ancaman Terorisme di Malam Tahun Baru

Ahmad Mustaqim    •    Jumat, 29 Dec 2017 14:05 WIB
terorismetahun baru
BNPT Waspadai Ancaman Terorisme di Malam Tahun Baru
Kepala BNPT, Komisaris Jenderal Suhardi Alius. (Medcom.id-Ahmad Mustaqim)

Bantul: Kepala Badan Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komisaris Jenderal Suhardi Alius meminta masyarakat tidak menyepelekan jika ada hal-hal mencurigakan di malam pergantian Tahun Baru 2018. Ia mengatakan ancaman terorisme bisa saja terjadi. 

"Jangan underestimated. Kami tetap sebarkan anggota untuk menjamin masyarakat bisa merayakan pergantian tahun," kata Suhardi usai menghadiri akad nikah putri Mensesneg Pratikno, Anisa Firdya Hanum dengan Rino Febrian di Gedung Jogja Expo Centre (JEC) Bantul, DI Yogyakarta, Jumat, 29 Desember 2017

Suhardi mengatakan mewaspadai daerah-daerah merah. Namun, ia enggan menyebutkan kawasan merah yang perlu penebalan pasukan pengamanan. 

"Kami tempatkan beberapa anggota untuk penebalan pengamanan di sejumlah lokasi, terutama di lokasi keramaian dan obyek-obyek vital seperti supermarket," katanya. 

Ia menerangkan, penebalan pasukan penjagaan berkaca teror di Petersburg, Rusia dan bom bunuh diri di Afghanistan. Baginya, teror di lingkup global itu menjadi alasan Indonesia untuk terus waspada. 

"Kita jaga semaksimal mungkin. Kepolisian dan petugas BNPT bekerja sama mem-back up pengamanan. Potensi apapun kita waspadai," ungkapnya. 

Ia meminta masyarakat ikut terlibat dalam memberikan informasi kepada petugas keamanan. Masyarakat bisa memantau lingkungannya dari ancaman bahaya terorisme. 

"Kami minta masyarakat memberikan informasi jika ada kejadian tak lazim agar menyampaikan ke kami," ucapnya. 


(ALB)