BNN DIY Musnahkan 3,22 Kg Sabu

Ahmad Mustaqim    •    Selasa, 14 Nov 2017 12:57 WIB
narkoba
BNN DIY Musnahkan 3,22 Kg Sabu
Pemusnahan 3,22 kilogram sabu ke dalam air panaa dan kemudian dimasukkan ke dalam lubang. Foto: MTVN/Ahmad Mustaqim

Yogyakarta: Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memusnahkan 3,22 kilogram sabu-sabu, pada Selasa 14 November 2017. Barang haram itu hasil penangkapan petugas berwajib selama bulan Oktober 2017.

Kepala BNNP DIY, Brigadir Jenderal Tri Warno Atmojo mengatakan barang bukti tersebut diperoleh dari sejumlah pelaku dan kasus. Pertama barang bukti sebanyak 3,02 kilogram sabu diperoleh dari tiga tersangka berinisial BS, MR, dan WH.

Ketiganya ditangkap petugas keamanan Bandara Adisutjipto Sleman, Yogyakarta pada 20 Oktober 2017. Saat itu, mereka hendak mendistribusikan sabu dari Pekanbaru melalui Yogyakarta dan berakhir di Balikpapan.

Kemudian, sisanya diperoleh dari tersangka MR, MA, dan FH. Ketiganya ditangkap pada 22 Oktober 2017 di Magelang, Jawa Tengah. "Barang buktinya sebanyak 200 gram sabu," ujarnya.

Tiga tersangka terakhir yang ditangkap itu satu jaringan dengan Alfaruq alias Bob, 40. Bob ditembak mati di kawasan Gamping, Sleman, Yogyakarta pada Rabu pagi, 25 Oktober 2017, karena berupaya kabur saat ditangkap. Bob merupakan 'jenderal' pemasok barang-barang jenis narkotika ke Lapas Nusakambangan Cilacap, Jawa Tengah.

(Baca: BNN Bongkar Sindikat Narkoba Indonesia-Malaysia)

Pemusnahan 3,22 kilogram sabu dilakukan dengan melarutkannya ke dalam air yang sudah mendidih. Barang-barang tersebut dimasukkan ke dalam sejumlah ember dan disiram air panas. Usai pelarutan, cairan dimasukkan ke dalam lubang yang menyerupai lubang got di depan kantor BNNP DIY.

"Cairan sudah dibuang, lubang kami tutup. Cara pemusnahan ini dibolehkan. Syaratnya, disaksikan oleh berbagai pihak yang terlibat didalamnya," ungkapnya.

Selain BNNP DIY, pemusnahan barang bukti juga diikuti perwakilan PT Angkasa Pura I, Kejaksaan Yogyakarta, dan kepolisian. Para tersangka yang ditangkap juga ikut menyaksikan pemusnahan barang itu.

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP DIY, AKBP Mujiyana mengungkapkan tersangka masih diproses hukum dengan barang bukti beberapa gram yang disisakan. Mereka dijerat dengan Pasal 132 ayat 1 junto pasal 114 ayat 2 atau pasal 112 UU 35 2009 tentang Narkotika. Ancamannya hukuman bui 15 tahun atau hukuman mati.

Ia menambahkan, Yogyakarta menjadi wilayah dengam banyak pengguna. Dengan kemasan yang disebut "paket hemat", pada bandar memasok barang-barang psikotropika di Yogyakarta.

"Kita terus menggiatkan pengawasan dan membuka jaringan untuk mengantisipasi distribusi," jelasnya.


(SUR)