Menpora Minta Banser dan Kokam Jaga NKRI dan Pancasila

Ahmad Mustaqim    •    Sabtu, 16 Dec 2017 14:49 WIB
kepemudaan
Menpora Minta Banser dan Kokam Jaga NKRI dan Pancasila
Menpora Imam Nahrawi. (Medcom.id-Ahmad Mustaqim)

Sleman: Barisan Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama dan Komando Kesiapsiagaan Muhammadiyah (Kokam) untuk kali pertama menggelar apel bersama. Apel kebangsaan dua organisasi pemuda Islam yang akan berlangsung di Kompleks Candi Prambanan, Sleman, Yogyakarta, Sabtu-Minggu, 16-17 Desember 2017, bakal dihadiri Presiden Joko Widodo. 

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sebagai inisiator menyebut apel kebangsaan ini tersimpan pesan gerakan pemuda muslim untuk merawan NKRI dan Pancasila di tengah perbedaan kehidupan bangsa. Selain itu, apel tersebut juga menjadi komitmen kedua organisasi menjaga keutuhan megara. 

"Muhammadiyah dan NU berperan dalam masa perjuangan dalam pendirian Republik Indonesia. Keduanya sama-sama mengabdikan diri demi kemaslahatan umat Islam di berbagai bidang dari pendidikan hingga kesehatan," kata Menpora Imam Nahrawi di sela persiapan apel di Kompleks Candi Prambanan pada Sabtu, 16 Desember 2017. 

Imam mengatakan, ada 20 ribu pasukan dari kedua organisasi yang terlibat apel. Rinciannya, 10 ribu dari Banser dan 10 ribu dari Kokam. Menurutnya, acara itu juga dihadiri organisasi kepemudaan lain selain Banser dan Kokam. 

Bagi Imam, pertemuan dua organisasi pemuda Islam itu menjadi semangat perjuangan menguatkan keislaman, sesama manusia, dan kehidupan berbangsa dan bernegara. "Apel ini akan menjadi bukti pemuda islam Indonesia tetap solid merapatkan barisan membangun Indonesia," ujarnya. 

Ia menambahkan, apel tersebut sekaligus jadi momentum kenyatukan generasi muda. Menurut dia, generasi muda bisa mengambil posisi strategis untuk menentukan wajah Indonesia di masa mendatang. 

"Masyarakat harus bersatu agar negara tidak sulit untuk maju. Jangan sampai kita sibuk menyelesaikan konflik dan pertikaian, sehingga lupa untuk bergerak maju,” jelasnya. 


(ALB)