Hama Tikus dan Keong di Jepara Sulit Dibasmi

Rhobi Shani    •    Kamis, 03 Aug 2017 16:14 WIB
pertanian
Hama Tikus dan Keong di Jepara Sulit Dibasmi
Petani padi di wilayah Pantura Jawa Tengah, MTVN - Kuntoro

Metrotvnews.com, Jepara: Petani padi di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, mengaku belum menemukan obat yang mujarab untuk membasmi hama tikus dan keong. Mereka masih melakukan cara manual untuk mengusir keong dan tikus.

Ketua Gapoktan Bumi Mekarsari Khoirul Anam menyampaikan hasil panen menurun akibat serangan hama. Petani harus berhadapan dengan tikus, keong, wereng, dan sundep.

Untuk membasmi hama keong dan tikus, petani masih melakukan dengan cara-cara manual. Sampai saat ini, petani belum menemukan obat-obatan yang dapat membrangus kedua jenis hama ini.
 
“Kelihatannya belum ada obat yang bisa menangkal hama ini (keong dan tikus). Jadi, mau tidak mau harus dilakukan secara manual bersama-sama,” ungkap Anam, Kamis 3 Agustus 2017.
  
Anam bilang, untuk hama sundep dan wereng, petani masih mengandalkan sepenuhnya obat-obatan kimia. Sistem pertanian organik tidak diterapkan petani secara maksimal. Meski menggunakan obat-obtan kimia, petani dinilai kurang telaten merawat tanaman padinya.
 
“Seperti sundep itu menyerang batang padi bagian bawah. Tapi petani dalam melakukan pembasmian hanya menyemprot dibagian permukaan atas. Jadi tidak disemprot sampai bagian-bagian bawah,” beber Anam.
  
Meski secara keseluruhan hasil panen tahun ini menurun, Anam menambahkan, petani masih bisa sedikit lega. Sebab, hasil penen musim tanam II kali ini lebih bagus jika dibanding dengan hasil penen musim tanam I.
  
“Contohnya di wilayah saya sendiri, pada musim tanam I petani yang bisa panen paling hanya 1/3. Tapi pada panen musim tanam ke II ini hampir semua petani bisa panen,” pungkas Anam.
 


(RRN)