Enam Jemaah Haji Embarkasi Solo Meninggal di Tanah Suci

Arga sumantri    •    Selasa, 22 Aug 2017 05:04 WIB
haji 2017
Enam Jemaah Haji Embarkasi Solo Meninggal di Tanah Suci
Jemaah Haji. Foto: AP

Metrotvnews.com, Solo: Sebanyak enam jemaah calon haji embarkasi Solo, Jawa Tengah, meninggal di Tanah Suci. Satu jemaah terakhir meninggal di Rumah Sakit Arab Saudi pada Minggu 20 Agustus 2017.

Kepala Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo, Badrussalam mengatakan, jemaah itu bernama Abdul Hadi Santoso, 68. Ia merupakan warga Sanggrahan RT 02 RW 16 Tirtonadi Mlati Kabupaten Sleman DIY.

Badrussalam menyatakan, jemaah yang tergabung kloter 25 asal Sleman tersebut dilaporkan meninggal dunia karena menderita sakit cardiovascular diseases.

"Kami setelah mendapatkan surat resmi kematian langsung memberitahukan ke petugas haji di daerah untuk dilanjutkan ke pihak keluarga duka," kata Badrussalam seperti dilansir Antara, Selasa 22 Agustus 2017.

Dengan bertambahnya satu jemaah meninggal, maka total jemaah embarkasi Solo yang meninggal di Tanah Suci genap menjadi enam orang. Di luar itu, ada juga satu jemaah meninggal di asrama haji saat keberangkatan. Dengan begitu, totalnya menjadi tujuh orang.

Hingga Senin 21 Agustus 2017, PPIH Embarkasi Solo telah memberangkatkan tiga kelompok terbang, yakni 78 asal Kabupaten Karanganyar dan Boyolali, 79 asal Boyolali dan Sragen, dan 80 asal Sragen.

Kloter 78 sebanyak 358 jemaah telah diberangkatkan ke Tanah Suci melalui Bandara Adi Soemarmo Boyolali, pada pukul 01.45 WIB. Kemudian, disusul kloter 79 sebanyak 360 jemaah pada pukul 03.55 WIB. Kloter 80, diberangkatkan ke Tanah Suci, pada pukul 09.55 WIB dengan jumlah jemaah sebanyak 355 orang.

"Sehingga total calon haji yang sudah diberangkatkan hingga hari ke-25 ini, sebanyak 28.578 orang," kata dia.

Dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2017, kata dia, Embarkasi Solo akan memberangkatkan sebanyak 34.112 jemaah. Mereka terbagi dalam 95 kloter. Pengiriman jemaah embarkasi Solo berlangsung sejak 28 Juli hingga 26 Agustus mendatang.


(SCI)