Kulon Progo Dinyatakan Siaga Darurat Bencana Kekeringan

Patricia Vicka    •    Rabu, 06 Sep 2017 17:16 WIB
kemarau dan kekeringan
Kulon Progo Dinyatakan Siaga Darurat Bencana Kekeringan
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Kulon Progo dinyatakan siaga darurat bencana kekeringan sejak sepekan lalu. Sejumlah upaya pun dilakukan untuk mengatasi kekeringan, di antaranya dengan mengajak warga menjaga mata air.

"Kami minta masyarakat memelihara dan memulihkan mata air yang ada," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulon Progo Gusdi di Yogyakarta, Rabu 6 September 2017.

Gusdi menjelaskan, pihaknya juga memetakan sejumlah titik mata air. Di sekitar mata air yang sudah dipetakan, ditanami pohon yang mampu menahan dan menampung air.

"Sekitar mata air tidak dibangun bangunan oleh masyarakat," tegasnya.

Selain itu, Gusdi meminta masyarakat menghemat penggunaan air. Air bersih diprioritaskan untuk kegiatan penting, seperti minum, mandi, dan mencuci.

"Bagi yang punya sawah, sementara diminta berhemat air. Jangan sampai mata air di desa habis hanya untuk mengairi sawah," lanjutnya.

Kepala Seksi Pencegahan BPBD Kulon Progo Hepi Eko Nugroho menambahkan, upaya mengurangi dampak kekeringan juga dilakukan dengan mengirim tangki air ke desa-desa yang kekeringan. "Total sudah ada 110 tangki air yang didrop sejak awal Agustus," katanya.

Hingga kini, ada 10 kecamatan yang berpotensi mengalami kekeringan. Empat diantaranya telah terdampak kekeringan cukup parah, yakni Kecamatan Kali Bawang, Kokap, Samigaluh, dan Kecamatan Giri Mulyo.


(NIN)