Magelang Targetkan Seluruh RT jadi Ramah Anak di 2018

Patricia Vicka    •    Minggu, 31 Dec 2017 18:12 WIB
anak-anak
Magelang Targetkan Seluruh RT jadi Ramah Anak di 2018
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Kota Magelang Wulandari Wahyuningsih. Foto: Medcom.id/Patricia Vicka

Magelang: Pemerintah Kota Magelang, Jawa Tengah mencanangkan seluruh Rukun Tetangga (RT) di wilayahnya ramah anak pada 2018. Target ini ditetapkan sebagai persiapan Kota Magelang mendapatkan predikat Kota Layak Anak.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Kota Magelang Wulandari Wahyuningsih menjelaskan target ini merupakan bukti komitmen Kota Magelang usai meraih penghagaan Kota Menuju Layak Anak Kategori Nindya 2017.

"Kami targetkan tahun 2018, wilayah ramah anak sudah sampai ke tingkat RT. Jadi 2018 ada 1018 RT yang sudah berkomitmen menuju RT ramah anak," kata Wulan saat mengunjungi Puskesmas Magelang Selatan, Kota Magelang, Jawa Tengah, Jumat 28 Desember 2017.

Wulan menjelaskan wilayah ramah anak sudah sampai ke tingkat Rukun Warga (RW). Setidaknya 192 RW yang ada di Kota Magelang sudah memproklamasikan komitmennya untuk layak anak. Wulandari mengklaim, program RW ramah anak milik Magelang ini baru satu-satunya di Indonesia. Bahkan, gagasan itu menjadi model bagi daerah lain.

Indikator RW ramah anak bisa dilihat dari ketersediaan pojok ASI di beberapa kantor Dinas Pemerintahan, pojok informasi ruang baca anak-anak, dan ruang bermain anak di fasilitas umum dan kesehatan.

"Misalnya kami sudah punya ruang menyusui di Kantor Disdukcapil dan puskesmas dan terminal Tidar. Juga ada tempat penitipan anak di Pasar Rejowinangun," jelas Wulan.

Sejumlah tahapan sudah disiapkan sebagai upaya untuk menjadikan seluruh RT ramah anak. Pemerintah Kota Magelang akan menyosialisasikan target ini ke tingkat RT pada awal tahun. Materi yang disosialisasikan seperti hak-hak anak, undang-undang dan hukum yang melindungi anak, serta bagaimana caranya melindungi anak.

BPMPKB juga membentuk petugas ramah anak. Setiap RT setidaknya memilili lima petugas yang terdiri dari pengurut RT, kader PKK, babinkamtibnas, linmas dan satu kader khusus BPMPKB.

"Petugas inilah yang akan akif mengajak peran serta masyarakat menjadikan wilayah RT aman dan ramah untuk anak. Puncaknya Maret 2018 kami akan deklarasi besama-sama RT menuju ramah anak,"pungkasnya.

Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (PPPA), Lenny R Rosalin mendukung wilayah ramah anak hingga ke tingkat RT di Kota Magelang. Hal ini bisa meningkatkan status Kota Magelang dari Menuju Layak Anak Kategori Nindya menjadi Kota Layak Anak. Selain itu adanya komitmen ini menjadikan seluruh tempat umum aman bagi anak dan mengajak masyarakat untuk peduli pada keselamatan anak.


(SUR)