Kunjungan Wisata ke Gunungkidul Merosot Akibat Siklon Tropis Cempaka

Patricia Vicka    •    Kamis, 07 Dec 2017 14:50 WIB
siklon tropis cempaka
Kunjungan Wisata ke Gunungkidul Merosot Akibat Siklon Tropis Cempaka
Sejumlah wisatawan menyusuri sungai di Gua Pindul dengan menggunakan pelampung ban di Desa Bejiharjo, Karangmojo Kabupaten Gunung Kidul, DI Yogyakarta -- ANT/Aditya Pradana Putra

Yogyakarta: Siklon Tropis Cempaka memorak-porandakan sejumlah lokasi wisata di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Akses menuju destinasi wisata pun puntus, sehingga kunjungan wisata akhir pekan lalu menurun cukup signifikan.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Hary Sukmono mengatakan jumlah pelancong di seluruh destinasi wisata pada libur panjang minggu lalu hanya 20 ribu pengunjung. Padahal, pada akhir pekan biasanya ada 30 ribu wisatawan menjelajahi keindahan Gunungkidul.

"Turun drastis karena banjir di mana-mana," kata Hary di Yogyakarta, Rabu, 6 Desember 2017.

Sejumlah lokasi wisata di Gunungkidul yang terendam banjir, salah satunya Gua Pindul. Banjir membuat volume air sungai meningkat dan menutupi seluruh celah di dalam gua.

Sementara, di Air Terjun Srigetuk, sejumlah fasilitas dan akses masuk rusak. Hingga saat ini, Air Terjun Srigetuk masih ditutup karena sedang diperbaiki.

"Srigetuk dan Kalisuci masih ditutup," lanjut Hary.

Namun, untuk destinasi wisata Gunung Api Purba dan gua bawah tanah lainnya sudah kembali normal dan bisa dikunjungi. Hal ini berkat gerak cepat kelompok sadar wisata (pokdarwis) yang segera membenahi lokasi wisata.

Kordinator SAR Santlimas II Baron Marjono menambahkan, kunjungann wisatawan di Pantai Indrayanti, Baron, Kukup, Krakal, dan Pantai Wediomo sempat `mati suri`. Namun, saat ini kunjungan wisatawan kembali pulih.

"Semua pantai sekarang sudah ramai lagi dikunjungi orang. Hanya Pantai Baron dan Wediombo yang masih sepi, karena terdampak paling parah (Siklon Tropis Cempaka)," ucap Marjono.

 


(NIN)