Bupati Brebes Minta Maaf atas Kematian Bayi Icha

Kuntoro Tayubi    •    Selasa, 12 Dec 2017 14:08 WIB
kesehatan
Bupati Brebes Minta Maaf atas Kematian Bayi Icha
Bupati Idza Priyanti bersama Ibu Bayi Icha, Emiti, di rumah duka Desa Sidamulya, Kecamatan Wanasari, Brebes, Jawa Tengah. (Medcom.id/Kuntoro Tayubi)

Brebes: Bupati Brebes Idza Priyanti meminta maaf atas peristiwa yang menimpa Icha Selvia, bayi tujuh bulan, yang meninggal karena ditolak berobat di puskesmas. Ia menyayangkan petugas pelayanan di Puskesmas Desa Sidamulya, Kecamatan Wanasari, yang seharusnya lebih mengindahkan kesehatan pasien ketimbang kelengkapan administrasi.
 
“Saya berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Saya sudah sering menyampaikan melalui apel bahwa kesehatan pasien harus lebih diutamakan,” kata Idza saat berkunjung ke rumah Emiti, di Desa Sidamulya, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Selasa, 12 Desember 2017.
 
Setelah mendatangi rumah duka, bupati yang datang bersama rombongan Dinas Kesehatan meninjau langsung proses pelayanan di Puskesma Sidamulya. Kepada Kepala Puskesmas Sidamulya, Arlinda, ia berpesan supaya lebih mementingkan pelayanan kesehatan pasien.
 
“Saya minta pasien kondisi darurat ataupun tidak, dilayani lebih dahulu saja. Proses kelengkapan berkas administrasi belakangan,” kata Idza pada Arlinda.
 
Bupati juga mengapresiasi kecepatan kepala Puskesmas dalam menindaklanjuti kasus yang terjadi. Dengan menggeser petugas pelayanan administrasi diharapkan dapat memperbaiki keadaan yang dinilai tidak baik.
 
Seorang bayi berusia tujuh bulan di Brebes, Jawa Tengah, harus mengembuskan nafas terakhirnya setelah ditolak saat akan berobat ke puskesmas. Icha Selvia tidak mendapatkan pertolongan dari puskesmas lantaran berkas administrasi Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dibawa kurang lengkap.

Emiti, 32, ibu Icha, mengatakan putrinya lemas akibat terus muntah dan buang air besar. Ia pun membawa Icha ke puskesmas pada Sabtu, 9 Desember 2017, pagi.

"Saya menyerahkan KIS dan KTP (Kartu Tanda Penduduk) elektronik atas nama saya. Tapi, petugas menolak karena saya tidak melampirkan Kartu Keluarga," kata Emiti di kediamannya, Desa Sidamulya, Kecamatan Wanasari, Brebes.


(ALB)