Angin 74 Km/Jam Terjang Semarang pada Puncak Kemarau

Mustholih    •    Senin, 28 Aug 2017 12:42 WIB
angin kencang
Angin 74 Km/Jam Terjang Semarang pada Puncak Kemarau
Foto ilustrasi. (Antara/Ardiansyah)

Metrotvnews.com, Semarang: Ibu Kota Jawa Tengah, Semarang, beberapa pekan terakhir ini dirundung angin kencang. Stasiun Klimatologi Klas I BMKG Kota Semarang mencatat kecepatan angin yang hampir setiap hari menerjang Semarang dan sekitarnya itu mencapai 40 knot per jam.

"Kami memantau di citra satelit BMKG, angin kencang sudah terjadi sejak dua pekan terakhir. Dan kami memperkirakan akan terus terjadi sampai awal Oktober nanti," kata Kepala Stasiun Klimatologi Klas I BMKG Kota Semarang, Tuban Wiyoso, Senin, 28 Agustus 2017.

Kecepatan 1 knot setara dengan 1,852 kilomter (km) per jam. Bila 40 knot setara dengan 74,08 km/jam.

Tuban menuturkan fenomena angin kencang terjadi akibat kuatnya tekanan udara di dataran rendah. Tekanan udara itu didorong oleh tekanan udara dari dataran atas.

Alhasil, area terbuka seperti jalan raya, pegunungan, dan pantai menjadi daerah rawan pohon tumbang. Menurut Tuban, akhir Agustus menjadi bulan puncak musim kemarau disertai angin kencang.

"Puncak kemarau kali ini memang harus mendapat perhatian lebih. Pusaran angin kencang bisa membuat rumah roboh dan pohon di jalanan tumbang. Sedangkan cuaca yang terik berpotensi memicu percikan bunga api di lahan kering," tegas Tuban.

Di Jawa Tengah, kata Tuban, daerah rawan angin kencang berada di lereng pegunungan, jalur Pantura Timur, dan Pantura Barat. "Kami mengimbau warga melakukan antisipasi sedini mungkin. Sehingga potensi kecelakaan di area terbuka dapat diminimalisir," terang Tuban.


(SAN)