183 Titik Kekeringan di Kulon Progo Perlu Penanganan Serius

Patricia Vicka    •    Kamis, 27 Jul 2017 16:08 WIB
kekeringan
183 Titik Kekeringan di Kulon Progo Perlu Penanganan Serius
Kepala BPBD DIY Krido Suprayitno menunjukkan laporan analisis bencana kekeringan di wilayahnya. (Metrotvnews.com/Patricia Vicka)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta memprediksi Kabupaten Kulon Progo menjadi wilayah paling terdampak signifikan kekeringan tahun ini.

Kepala BPBD DIY Krido Suprayitno menjelaskan, perlu penanganan khusus untuk mengatasi kekeringan di Kulon Progo. Sebab, muncul titik-titik baru kekeringan. Letaknya tersebar di seluruh wilayah. Saat ini, BPBD DIY telah memetakan 183 titik kekeringan.

Dia menyebut pola kekeringan di Kulon Progo berbeda dengan Kabupaten Gunungkidul yang merata di 14 kecamatan. Potensi kekeringan di Kulon Progo tersebar secara tidak merata.

"Pemkab Kulon Progo perlu penanganan khusus terutama soal dana untuk menghadapi kekeringan tahun ini," ujar Krido kepada Metrotvnews.com di Yogyakarta, Kamis, 27 Juli 2017.

Sejatinya, Kulon Progo termasuk wilayah subur dengan curah hujan mencukupi. Banyaknya perbukitan juga bisa menyimpan air tanah. Namun, belakangan banyak sumber air mengering lantaran kerusakan lingkungan. 

Ia menilai pengiriman air saja tidak cukup jika tidak ditopang dengan perbaikan sumber mata air. Pemkab Kulon Progo disarankan mengoptimalkan sumber mata air yang ada untuk disalurkan ke daerah minim sumber mata air.

"Misal di Waduk Sermo diberi pipa untuk menyalurkan air ke tempat kekeringan melalui PAM Sanimas," katanya.

Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kulon Progo, Gusdi mengatakan ada sekitar 12.721 jiwa atau 7621 KK yang kini mengalami kesulitan air bersih. Mereka tersebar di 32 desa yang berada di sembilan kecamatan.

"Kesulitan air bersih diperkirakan akan berlangsung Juli hingga Oktober," katanya.

Kecamatan yang berpotensi terjadi kekeringan atau kesulitan air bersih adalah Lendah, Panjatan, Girimulyo Kokap, Pengasih, Temon, Kalibawang dan sebagian Kecamatan Sentolo. BPBD siap menyalurkan air bersih jika diminta warga.


(SAN)