Polisi Periksa Ketat Pengendara Tujuan Magelang

Ahmad Mustaqim    •    Jumat, 08 Sep 2017 11:34 WIB
konflik myanmarrohingyapengungsi rohingya
Polisi Periksa Ketat Pengendara Tujuan Magelang
Ratusan polisi menjaga perbatasan Magelang dan mengarahkan peserta aksi #SaveRohingya untuk tak berbondong-bondong menuju Magelang. Foto: MTVN/Ahmad Mustaqim

Metrotvnews.com, Magelang: Ratusan polisi melakukan penjagaan ketat di perbatasan Sleman, Yogyakarta-Magelang, Jawa Tengah pada Jumat, 8 September 2017. Aparat gabungan dari Kepolisian Yogyakarta dan Jawa Tengah memeriksa hampir setiap pengendara tujuan Magelang.

Polisi mengarahkan warga Yogyakarta untuk tidak berbondong-bondong menuju Magelang yang menjadi pusat kegiatan #SaveRohingya.

(Klik juga: Polda DIY Jaga Perbatasan untuk saat Aksi)

"Kami minta masyarakat tidak salat jumat di Magelang, di Yogyakarta juga bisa salat jumat," ujar seorang polisi dengan pengeras suara.

Pantauan Metrotvnews.com, kepadatan kendaraan di Jalan Magelang-Sleman tak terelakkan. Antrean kendaran mengular hingga ratusan meter.


Kepolisian Yogyakarta dan Jawa Tengah melakukan pemeriksaan kendaraan di perbatasan Magelang. Foto: MTVN/Ahmad Mustaqim

Polisi juga memeriksa seluruh kendaraan tertutup dan bus. Polisi langsung meminta pengendara balik ke Yogyakarta jika ditanya akan ke Magelang dengan tujuan masjid An-Nur.

(Baca: Aksi Bela Rohingya Dipindah ke Masjid An-Nur)

Sementara itu, ada puluhan anggota ormas yang menggunakan kendaraan pribadi melintas Jalan Kaliurang dan Jalan Magelang Sleman menuju Magelang. Akan tetapi, sebagian dari mereka diminta memutar balik setelah sampai masuk pintu Kabupaten Magelang.

Tak semua anggota ormas gagal memasuki Magaleng. Sejumlah anggota ormas sebagian berhasil melintas dari Yogyakarta dan masuk wilayah Magelang Jateng.

(Baca juga: 2.500 Personel Siaga Jaga Candi Borobudur)


(SUR)