Lembaga Pengelola Kawasan Malioboro Segera Dibentuk

Patricia Vicka    •    Senin, 07 Aug 2017 12:58 WIB
yogyakarta
Lembaga Pengelola Kawasan Malioboro Segera Dibentuk
Suasana Jalan Malioboro Yogyakarta. (Metrotvnews.com/Patricia Vicka)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta akan segera membentuk lembaga setingkat provinsi sebagai pengelola kawasan Malioboro. Pembentukan lembaga ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan dan kemajuan di kawasan Malioboro.

Kepala Bappeda DIY Taviv Agus Rayanto menjelaskan lembaga yang akan dibentuk bertugas untuk membuat perencanaan masa depan, mensinergikan, dan mendorong percepatan pembangunan di kawasan Malioboro. Kawasan legendaris ini, akan menjadi pusat perekonomian dan pariwisata DIY. 

Taviv menilai lihat pembangunan di wilayah Malioboro berjalan lambat. Sebab, diurusi oleh dua pemerintah, yakni kota dan provinsi.

"Maka dibutuhkan suatu lembaga setingkat provinsi yang fokus mengurusi dan mensinergikan pembangunan di kawasan ini," ujar Taviv di Kepatihan Yogyakarta, Senin, 7 Agustus 2017.

Ia menjelaskan lembaga ini akan berbentuk seperti sekretaris bersama (Sekber) pengelolaan sampah Kartomantul (Yogyakarta-Sleman-Bantul) yang sudah ada saat ini. Anggotanya terdiri dari perwakilan berbagai satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemkot Yogyakarta dan Pemda DIY.

"Isi SKPD-nya seperti Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Satpol PP, UPT Malioboro dan Dinas PU," katanya. 

Lembaga ini tidak hanya mengurusi Jalan Malioboro saja. Namun, pembangunan dan pengaturan di daerah sekitar jalan  Malioboro. Misalnya, pembangunan pedestrian di sekitar Stasiun Tugu dan Kotabaru, pengaturan perparkiran di sirip-sirip Jalan Malioboro serta pengaturan lalu lintas di Jalan Bhayangkara dan Jalan Mataram yang ada di sisi timur dan barat Malioboro. 

Kepala Biro Organisasi YB Jarot Budi Harjo mengatakan lembaga ini ditargetkan terbentuk pada akhir 2017. Pihaknya saat ini tengah menyusun tugas, wewenang, tanggung jawab serta berkomunikasi antar-SKPD.


(SAN)