Cara Muncikari Prostitusi Online Dapatkan 'Anak Asuh'

Ahmad Mustaqim    •    Selasa, 29 Nov 2016 15:58 WIB
prostitusi online
Cara Muncikari Prostitusi <i>Online</i> Dapatkan 'Anak Asuh'
Kepala Polresta Yogyakarta, AKBP Tommy Wibisono (kanan) menunjukkan barang bukti. Foto: Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Polresta Yogyakarta menjebak AS, 21, muncikari prostitusi online. Dia ditangkap saat tengah mengantar dua perempuan ke sebuah hotel pada 14 November 2016.

Bagaimana AS meyakinkan perempuan agar mau bekerja sama dengan dia? Kepala Polresta Yogyakarta, Komisaris Besar Tommy Wibisono, mengatakan AS awalnya menawarkan pekerjaan. 

Perempuan yang ditawarkan umumnya dia kenal melalui sosial media dan berumur antara 25 hingga 30 tahun. Saat diperiksa, AS mengaku hanya memiliki tiga "anak asuh". 

"Setelah kami perdalam, (anak asuh AS) ada lebih dari lima," kata Tommy di kantornya, Selasa (29/11/2016).

Tommy menjelaskan, AS awalnya memanfaatnya pertemanan di sosial media dengan sejumlah perempuan. Bagi yang terbujuk rayu, AS berjanji memberikan pekerjaan. Jika ada yang meminta pekerjaan, kata Tommy, AS langsung memberikan penawaran.

"Perempuan yang ditawari sebagian besar berdomisili di Yogyakarta. Walaupun, KTP-nya bukan dari Yogyakarta" kata dia.

Baca: Lewat WhatsApp, Polisi Jerat Muncikari Prostitusi Online

Penawaran AS diduga cukup menggiurkan. Sebab, perempuan yang ditawari itu bisa mendapat uang jutaan rupiah tanpa perlu bersusah payah.

"Sekali kencan, AS memasang tarif Rp1,5 juta kepada pelanggan. Uang itu dibagi lagi, Rp500 ribu untuk AS dan Rp1 juta buat perempuan yang diajak kencan pelanggan," kata dia.



(UWA)