Gubernur DIY Minta Proses Hukum Pejabat Pungli Segera Dilakukan

Patricia Vicka    •    Senin, 07 Nov 2016 19:39 WIB
pungutan liar
Gubernur DIY Minta Proses Hukum Pejabat Pungli Segera Dilakukan
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X. (Media Indonesia/Susanto)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X prihatin dengan praktik pungutan liar di Kantor Imigrasi Kelas I A Yogyakarta. Dia meminta kasus hukum segera dijalankan.

Sultan mengimbau peristiwa ini hendaknya menjadi cemeti bagi para pejabat negara dan aparatur sipil negara (ASN) untuk berhenti menarik pungli dari masyarakat.

"Semoga tidak kejadian seperti ini lagi," tegasnya di Kantor Gubernur, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Senin (7/11/2016).

Komentar Sultan itu menyusul tertangkapnya pejabat Kantor Imigrasi berinisial BDP. Pejabat itu diketahui memungut sejumlah uang pada para pengurus paspor.

Baca: Pejabat Imigrasi Yogya jadi Tersangka Pungutan Liar

Sultan menegaskan, proses hukum kepada BDP harus segera dilakukan. Ini untuk membuat efek jera agar tak ada pihak lain yang berani melakukan hal serupa.

"Salah dia sendiri, (padahal) sudah kita buat satgas. Ya harus diproses," tegasnya.

BDP ditangkap Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar dalam operasi Jumat, 4 November 2016. Di tangan BDP, proses pembuatan paspor yang biasanya memakan waktu tiga hari bisa dipercepat menjadi beberapa jam dengan bayaran tertentu.

BDP telah ditetapkan sebagai tersangka dan ia sudah diberhentikan dari jabatannya.


(SAN)