Muslimah Kota Solo Menggelar Pengajian sebagai Aksi 4 November

Pythag Kurniati    •    Jumat, 04 Nov 2016 12:57 WIB
unjuk rasa
Muslimah Kota Solo Menggelar Pengajian sebagai Aksi 4 November
Muslimah di Solo menggelar pengajian sebagai partisipasi aksi 4 November. (Foto: MTVN/Pythag)

Metrotvnews.com, Solo: Ratusan muslimah di Kota Solo mengikuti pengajian di Masjid Mujahidin, Sumber, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah. Pengajian yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut digelar sebagai partisipasi muslimah Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) dalam aksi 4 November.

Masjid Mujahidin berjarak sekitar 300 meter dari kediaman Presiden Jokowi di Kota Solo. Pantauan di lokasi, pertigaan Masjid Mujahidin menuju rumah presiden ditutup dengan water barrier.

Sedangkan dari arah selatan menuju utara, lalu lintas yang mengarah ke rumah presiden dialihkan. Sejumlah petugas kepolisian termasuk puluhan polisi wanita berhijab juga nampak berjaga-jaga di lokasi pengajian.

Baca juga: Polisi Bersalawat Redakan Suasana di Depan Istana

Koordinator pengajian, Dewi Purnamawati mengungkapkan para muslimah hanya akan menggelar pengajian saja.

"Tidak ada aksi lainnya. Hanya pengajian saja. Menggelar dia bersama, mendoakan negara dan presiden kita supaya mengambil keputusan dengan benar dan adil," ujar Dewi, Jumat (04/11/2016).

Dewi mengakui, pengajian digelar sebagai bentuk protes atas pernyataan Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama yang diduga nelakukan penistaan agama. 

"Sebagai seorang muslim, jihad menolong agama Allah merupakan tujuan kami. Kami tidak rela Al-Quran dihina," terang dia.

Sementara itu Kapolres Kota Solo Kombes Pol Ahmad Luthfi mengatakan sekitar lima orang perwakilan muslimah akan mengunjungi kediaman ibunda Presiden Jokowi.

“Namun hanya silaturahmi dan doa bersama saja sebentar,” kata Ahmad Luthfi.

Baca juga: Sejumlah Pejabat Negara Salat Jumat Bersama Pedemo di Istiqlal

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono yang juga memantau lokasi kediaman presiden mengungkapkan akses jalan menuju kediaman presiden di Solo dialihkan hingga situasi normal. Ia mengatakan selain Solo, ada sembilan daerah di Jawa Tengah yang menggelar aksi serentak pada 4 November 2016.

"Jawa Tengah terpantau kondusif karena jauh-jauh hari para Kapolres juga telah melakukan dialog dengan peserta aksi," terang dia.

Sebelumnya, Kapolda Jateng menetapkan status siaga satu di Jawa Tengah menjelang aksi 4 November 2016. Kapolda meminta seluruh anggota kepolisian mengantisipasi aksi yang terjadi di masing-masing daerahnya.

Beberapa daerah yang serentak menggelar aksi hari ini antara lain Solo, Karanganyar, Banjarnegara, Magelang, Pekalongan, Pati dan Semarang.



(MEL)