Banjir Grobogan Surut, Warga Tinggalkan Pengungsian

   •    Selasa, 11 Oct 2016 19:07 WIB
banjir
Banjir Grobogan Surut, Warga Tinggalkan Pengungsian
Warga menyelamatkan barang dari sisa banjir di Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (11/10/2016). Banjir terjadi akibat jebolnya lima tanggul, kemarin. (Ant/Aji Styawan)

Metrotvnews.com, Grobogan: Banjir di lima desa pada dua kecamatan di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, berangsur surut, Selasa, 11 Oktober. Beberapa warga yang mengungsi kembali ke rumah masing-masing.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Grobogan, Agus Sulaksono, mengatakan, 200 warga mengungsi akibat banjir yang melanda sejak kemarin. "Hari ini sudah ada yang pulang untuk membersihkan rumahnya," ujarnya, dikutip Antara.

Secara umum, kata dia, banjir yang melanda Desa Ngroto, Papanrejo dan Kemiri, Kecamatan Gubug; serta Desa Tanggirejo dan Sukorejo, Kecamatan Tegowanu, berangsur surut. Hanya saja, belum sepenuhnya bebas dari genangan. Karena, masih ada beberapa titik yang masih tergenang banjir.

Meski begitu, Agus tetap mewaspadai banjir susulan. Apalagi, hujan masih terjadi di hulu Sungai Tuntang dan Lenggong.

Apalagi, lanjut dia, lima tanggul yang jebol hingga kini belum bisa diperbaiki maupun ditangani secara darurat. Penyebabnya, kondisi tanah masih gembur sehingga tidak memungkinkan untuk mendatangkan alat berat. Kalaupun hendak diperbaiki, kata dia, harus benar-benar menunggu debit air sungai turun.

Kemarin, tiga tanggul sungai jebol di Kecamatan Gubug. Tersebar di Desa Ngroto, Papanrejo dan Kemiri. Sementara di aliran Sungai Lenggong, terdapat dua lokasi tanggul jebol, yakni di Desa Tanggirejo dan Sukorejo, Kecamatan Tegowanu. Air melimpas ke ratusan rumah warga.

Meskipun genangan banjir mulai surut, kata Agus, BPBD tetap menyiapkan dapur umum di Kantor Kecamatan Gubug dan Desa Tanggirejo.


(SAN)