Mendikbud Izinkan Sekolah Gali Dana Masyarakat

Pythag Kurniati    •    Minggu, 16 Oct 2016 10:15 WIB
pendidikan
Mendikbud Izinkan Sekolah Gali Dana Masyarakat
Mendikbud Muhadjir Effendy saat berada di Solo, kemarin. (Metrotvnews.com/Pythag Kurniati)

Metrotvnews.com, Solo: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mempersilakan sekolah untuk mengumpulkan dana dari masyarakat. Sekolah dianggap tidak bisa maju bila hanya mengandalkan Bantuan Operasional Sekolah alias BOS.

Pernyataan itu dikemukakan Mendikbud usai memberikan penghargaan Kawastara Pawitra di Kota Solo, Jawa Tengah, kemarin. Pada kesempatan itu, Muhadjir juga mengetuk hati para alumnus untuk menyumbang ke sekolah mereka.

"Tidak ada satu pun bupati, gubernur yang tidak menempuh  sekolah dasar. Kalau sudah jadi bupati atau menteri, masak tidak mampu menyumbang," papar Muhadjir.

Baca: Ombudsman DIY Selidiki Dugaan Pungli Rp443 Juta di SMAN

Muhadjir seolah memberi jaminan bahwa sekolah tak perlu takut menggalang dana dari masyarakat. "Saya janji kalau ada sekolah yang menggali dana dari masyarakat tidak akan dilarang," ujarnya.

Yang penting, kata dia, penggunaan dana harus di bawah kontrol komite sekolah, dinas pendidikan dan inspektorat. Karenanya, kepala sekolah harus berpikir visioner dan memiliki kemampuan manajerial yang mumpuni. "Kepala sekolah adalah seorang manajer," tutur Muhadjir.

Karena itu, dia mempertimbangkan agar kepala sekolah tidak perlu lagi diberi kewajiban mengajar. Perlunya, agar kepala sekolah bisa fokus mengembangkan sekolah yang dipimpin.


(SAN)