Temui Presiden, Khofifah Bantah Minta Restu ke Pilgub Jatim

Patricia Vicka    •    Rabu, 23 Aug 2017 19:45 WIB
pilkada 2018
Temui Presiden, Khofifah Bantah Minta Restu ke Pilgub Jatim
Mensos Khofifah (berkerudung orange) berfoto usai menghadiri kegiatan di Yogyakarta, 23 Agustus 2017, MTVN - Vicka

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengaku menemui Presiden Joko Widodo pada Rabu pagi 23 Agustus 2017. Namun ia membantah meminta restu Presiden untuk maju ke Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018.

"Saya dipanggil Presiden untuk melaporkan terkait dengan nota keuangan RAPBN tahun anggaran 2018. Tadi pun saya bawa bahan yang saya laporkan," ungkap Khofifah usai Penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai Program Keluarga Harapan (PKH), di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Ragional III Yogyakarta, Rabu 23 Agustus 2017.

Materi RAPBN 2018 yang dibahas diantaranya kenaikan anggaran Kemensos jadi  Rp33,9 triliun dd
alam RAPBN 2018. 

"Tahun ini anggaran Kemensos Rp17,3 triliun. Maka kami harus jelaskan kenapa naik jadi Rp33,9 Triliun," jelas dia.

Dalam pertemuan itu, Khofifah enggan bersuara mengenai Pilgub Jatim. Ia menegaskan masih fokus merealisasikan target-target Kementerian Sosial. 

Ia mengaku mendapat mandat untuk memaksimalkan Program Keluarga Harapan (PKH). "Itu bukan tugas yang ringan.  Maka butuh kinerja yang lebih produktif, lebih efektif lagi," katanya.


(RRN)