97 Desa di Pati Berpotensi Kekeringan

Rhobi Shani    •    Selasa, 29 Aug 2017 14:32 WIB
kemarau dan kekeringan
97 Desa di Pati Berpotensi Kekeringan
Ilsutrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Pati: Sebanyak 97 desa yang tersebar di 10 kecamatan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, berpotensi mengalami kekeringan pada musim kemarau tahun ini. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pati telah menyiapkan 400 tanki air bersih. Serta menggandengan PDAM dan PMI untuk memasok kebutuhan air bersih bagi warga.
 
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pati Sanusi Siswoyo menyampaikan, saat ini baru dua desa yang sudah terdampak musim kemarau. Dua desa itu adalah Desa Bobot Agung Kecamatan Gabus dan Desa Pasuruan Kecamatan Kayen.
 
“Di Desa Kayen warga yang terdampak kekeringan ada tiga rukun tetangga (RT),” ujar Sanusi, Selasa 29 Agustus 2017.
 
Sanusi bilang, saat ini pihaknya belum bisa mengeluarkan bantuan pasokan air bersih. Mengingat, desa yang terdampak baru dua. Untuk sementara, dua desa yang sudah terdampak kekeringan dipasok air bersih dari PMI Pati.
 
“Setiap hari empat tanki,” kata Sanusi.
 
Selain dari PMI, Sanusi melanjutkan, warga yang terdampak kekeringan nantinya juga akan mendapat pasokan air bersih dari PDAM. Jika dampak kekeringan sudah meluas, pasokan air akan digilir ke desa-desa yang terdampak. Jumlah pasokan air bersih menyesuaikan kebutuhan warga.
 
“Nantinya juga akan dibantu pihak desa, karena desa bisa menggunakan dana desa untuk mengatasi masalah kekeringan,” terang Sanusi.
 
Data tahun lalu, Sanusi menyebutkan, desa yang terdampak kekeringan di Bumi Mina Tani hanya warga di tiga RT di satu desa. 


(ALB)