Pusat Studi Pancasila Pertama di Kampus Islam Diresmikan

Patricia Vicka    •    Rabu, 09 Aug 2017 14:26 WIB
pancasila
Pusat Studi Pancasila Pertama di Kampus Islam Diresmikan
Ketua MPR Zulkifli Hasan menjadi pembicara dalam peresmian Pusat Studi Pancasila di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Rabu (9/8/2017). (Metrotvnews.com/Patricia Vicka)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Pusat studi pancasila dan bela negara di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta, resmi dibuka pada, Rabu, 9 Agustus 2017. Pusat studi ini diklaim sebagai yang pertama berdiri di kampus Islam.

Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Yudian Wahyudi mengatakan aspirasi untuk menggantikan Pancasila harus diwaspadai. Kelompok-kelompok yang ingin mengganti Pancasila hanya bisa dilawan oleh akademisi kampus, terutama kampus berbasis Islam.

"UIN Sunan Kalijaga menilai penting untuk terus memperhatikan dan mencegah adanya kelompok-kelompok tertentu yang mendelegitimasi atau menggantikan ideologi Pancasila," ujar Yudian.

Selain itu UIN Kalijaga akan menjadi pelopor untuk melawan argumen-argumen yang mencoba menggeser ideologi Pancasila dengan keilmuan.

"Yang bisa melawan argumen, ya, (akademisi) kampus. Yang bisa ngomong HTI itu kami (akademisi UIN), karena yang pegang kitab kita. Jadi jangan ada politisi agama," tegas Yudi.

Pusat Studi Pancasila dan Bela Negara diresmikan oleh Ketua MPR Zulkifli Hasan. Acara peresmian dibarengi dengan Seminar Nasional: Pancasila Rumah Semua Anak Bangsa. Turut hadir Menkopolhukam Wiranto, Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Yudi Latif, dan  tokoh HAM sekaligus pengasuh pondok pesantren Tebuireng Salahuddin Wahid.


(SAN)