Bus Kecelakaan di Kanci-Pejagan

Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kecelakaan Bus

Kuntoro Tayubi    •    Senin, 01 Oct 2018 20:49 WIB
kecelakaan bus
Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kecelakaan Bus
Siswa SMPN 1 Pulokulon Kabupaten Grobogan Jawa Tengah di area parkir RS Mitra Plumbon Cirebon setelah kecelakaan menimpa salah satu bus, Senin 1 Oktober 2018, Medcom.id - Rofahan

Brebes: Polres Brebes, Jawa Tengah, belum menetapkan tersangka kasus kecelakaan bus di tol Kanci-Pejagan Km 236 Tanjung, Brebes, Jawa Tengah. Kecelakaan menewaskan empat penumpang dan belasan lain luka.

Baca: Bus Rombongan SMPN 1 Pulokulon Grobogan Kecelakaan

Kasatlantas Polres Brebes Moh Rikha Zulkarnain mengatakan masih memeriksa keterangan sejumlah saksi terkait kecelakaan, termasuk kru. Bus tersebut mengangkut rombongan siswa SMPN 1 Pulokulon Grobogan, Jawa Tengah.

"Kru masih kami periksa intensif, belum mengarah pada tersangka. Sopir selamat dan sudah kami mintakan keterangan," kata Rikha, Senin, 1 Oktober 2018.

Sopir bernama Adi Sanjaya, 25, warga Magetan, Jawa Timur. Adi mengendarai bus pariwisata PO Agam Tungga Jaya bernomor polisi AE 7277 UP.

Baca: Bus Kecelakaan Angkut Rombongan Karya Wisata ke Jakarta

Bus keluar dari jalur tol lalu terjun ke area sawah. Dugaan sementara menyebutkan sopir mengantuk sehingga bus hilang kendali.

Berikut data penumpang yang meninggal:
1. Fidya Kastarena
2. Desy Rukma Sita Sari
3. Ahmad Maftuh Ahnam
4. Ahyad Mufti Syahbana

Data penumpang dengan luka berat:
1. Dwi Evi Aprililia
2. Imelda Tesya Ningrum
3. Ridho Yoga Baskara

Data penumpang dengan luka ringan:
1. Atika Arifaniningsih
2. Bela Amelia
3. Faolia Jonathan
4. Shobahun Niam
5. Dewi Arimbi
6. Eka Cindy Kurniawati
7. Ananda Indri
8. Sri Maryawati, SPd
9. Supriyati, SPd
10. Cholik Chaerudin
11. M Arif Fauzan

Korban luka di Rumah Sakit Plumbon Cirebon, Jawa Barat. Korban tewas disemayamkan di Rumah Sakit Gunung Jati Cirebon.

“Bus mengangkut 48 penumpang yang terdiri dari 41 siswa, 3 guru, 2 orang dari biro perjalanan, dan 2 kru bus (sopir dan kernet),” ujar Rikha.


(RRN)