Korupsi Dana Desa Kades di Brebes Ditahan Kejaksaan

Kuntoro Tayubi    •    Selasa, 10 Apr 2018 18:47 WIB
dana desa
Korupsi Dana Desa Kades di Brebes Ditahan Kejaksaan
ilustrasi Medcom.id

Brebes: Kepala Desa Cipelem, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Alifudin, ditahan Kejaksaan Negeri Brebes diduga telah merugikan negara sebanyal Rp281 juta. Alifudin pun ditetapkan jadi tersangka. 

"Alifudin ditetapkan tersangka atas kasus dugaan korupsi dana desa anggaran tahun 2016 yang lalu sebesar Rp882 juta,” kata Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Brebes, Arie Chandra Dinata Noor saat dihubungi Medcom.id, Selasa, 10 April 2018.

Ia menuturkan, tersangka diduga telah menyelewengkan dana desa hingga ditemukan kerugian negara mencapai Rp281 juta. Akibatnya, pembangunan drainase dan talud yang menggunakan dana desa di Desa Cipelem tidak sesuai harapan.

Kajari Brebes, Transiswa Adhi, mengaku penahanan Alifudin lantaran telah dilimpahkan dari kepolisian. Penahanan dilakukan sebagai efek jera agar para kepala desa lebih berhati-hati. Kini Alifudin mendekam di lapas kelas II B Brebes.

"Supaya mereka tidak melakukan penyimpangan dana bantuan dari pemerintah," ungkapnya.

Ketua paguyugan Kepala Desa Kabupaten Brebes, Nahib Sodiq, mengaku prihatin. Apalagi selama ini paguyuban kepala desa tidak henti-hentinya memberikan pemahaman soal penggunaan anggaran dana bantuan seperti dana desa maupun alokasi dana desa. 

"Saya sudah meminta kepada seluruh kades untuk bisa memahami aturan pengunaan anggaran dana desa, sehingga ke depan tidak bermasalah dengan hekum," katanya.

Sebelumnya pada 2017 yang lalu, dua kades di Brebes, yakni Kades Larangan, Subandi dan Kades Pakijangan, Sri Retno Widyawati juga harus berurusan dengan hukum dan menjalani tahanan. Mereka tersandung kasus pungli pada program nasional sertifikat tanah BPN.

 


(LDS)