Rumah dan Jalan di Rembang Retak Akibat Tanah Bergerak

Rhobi Shani    •    Kamis, 06 Dec 2018 18:29 WIB
jalan rusak
Rumah dan Jalan di Rembang Retak Akibat Tanah Bergerak
Kondisi jalan penghubung antarkecamatan di Kabupaten Rembang retak. itu diduga akibat kontur tanah bergerak.

Rembang: Jalan penghubung antarkecamatan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, retak sepanjang lebih dari 100 meter. Selain jalan, rumah warga di sekitar jalan penghubung Kecamatan Lasem dengan Kecamatan Pancur di Desa Jeruk Kecamatan Pancur itu retak.

Kepala Bidang Jalan Jembatan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUtaru) Kabupaten Rembang, Genro Wiyono mengatakan, kerusakan terjadi beberapa pekan lalu. Jalan yang retak tidak hanya terjadi di satu titik, tapi juga di sejumlah desa di Kabupaten Rembang.

“Selain Doropayung dan Jeruk Pancur, juga ada di beberapa titik lainnya. Seperti di Sumber ada, lalu di jurusan Sulang Sumber juga ada,” kata Wiyono, pada, Kamis, 6 Desember 2018.

Wiyono mengungkapkan, keretakan di jalan-jalan itu akibat dari kontur tanah yang gerak. Untuk menangani jalan yang retak itu, pihaknya akan melakukan penambalan.  

Keretakan di jalan dari dari Desa Jeruk ke Desa Doropayung Kecamatan Pencur, nampak membelah jalan menjadi dua. Lebar retakan lebih dari 10 sentimeter sepanjang lebih kurang 100 meter.

Seorang warga Desa Doropayung, Sugeng Sarwono menyatakan, kondisi jalan retak terjadi sejak sebulan lalu. Selain jalan, beberapa rumah warga desa setempat juga mengalami hal yang sama pada bagian tembok.

“Ya kerusakan Ini mungkin karena itu (kontur tanah gerak) dan bukan disebabkan kualitas proyek. Aspalnya masih tebal dan bagus” ungkap Sugeng. 

Sugeng berharap pemerintah segera melakukan perbaikan jalan yang retak itu. Mengingat kondisi keretakan semakin lebar dan  bisa memicu kecelakaan lalulintas. Terlebih saat  malam hari, sebab jalanan  tersebut minim penerangan.
 


(ALB)