Polda DIY Bongkar Jasa Tontonan Veyourisme

Ahmad Mustaqim    •    Kamis, 13 Dec 2018 15:42 WIB
perdagangan manusia
Polda DIY Bongkar Jasa Tontonan <i>Veyourisme</i>
Aparat Polda DIY menunjukkan barang bukti kegiatan mempertontonkan hubungan seks. Medcom.id/Ahmad Mustaqim

Yogyakarta: Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) membongkar jual beli jasa tontonan seks (veyourisme). Aparat menggerebek kegiatan itu di salah satu penginapan di kawasan Condongcatur, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, DIY, Selasa, 11 Desember 2018.

Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda DIY Komisaris Besar Hadi Utomo mengatakan, polisi mendapat informasi yang beredar di media sosial soal rencana kegiatan itu. Dalam penelusuran, aparat melakukan pengintaian saat hari kejadian.

"Kami lakukan penggerebekan pada pukul 23.00 WIB," ujar Hadi di halaman Direskrimum Polda DIY pada Kamis, 13 Desember 2018.

Sebanyak 12 orang berada di dalam kamar yang digerebek. Dua orang di antaranya, sepasang laki-laki dan perempuan, tengah berhubungan badan. "Sisanya menonton. Dua belas orang ini semua kami amankan. Semuanya warga Yogyakarta," ujarnya.

Hasil pemeriksaan sementara, tiap orang harus membayar sekitar Rp1 juta untuk menonton. Pihak pengelola kegiatan itu mengoperasionalkan kegiatan lewat grup WhatsApp.

Polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus itu. Namun, polisi akan menetapkan tersangka karena kegiatan itu melanggar sejumlah aturan hukum.

Ia menyebutkan kegiatan itu melanggar Pasal 294 KUHP tentang perbuatan cabul dan UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang perdagangan orang.

"Terhadap kejadian itu diduga melanggar UU yaitu pesta seks karena kegiatan ini dilakukan beberapa orang dan ditonton orang lain di dalam kamar. Dari kegiatan itu juga diduga ada yang mendapatkan keuntungan," kata dia.

Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai Rp1,5 juta, alat kontrasepsi, dua pakaian dalam, tiga botol minuman keras, serta enam buah gawai.

 


(SUR)