Abu Tours Setuju Kembalikan Dana Jemaah Yogyakarta

Patricia Vicka    •    Kamis, 22 Mar 2018 19:19 WIB
penipuanibadah umrah
Abu Tours Setuju Kembalikan Dana Jemaah Yogyakarta
Perwakilan Abu Tours, Al Habibie (baju putih) dalam gelar perkara Lembaga Ombudsman Swasta diYogyakarta, Kamis 22 Maret 2018. Foto: medcom.id/Patricia Vicka

Yogyakarta: Manajemen Biro Umrah Amanah Bersama Umat (Abu) Tours bersedia untuk mengembalikan dana jemaah di Yogyakarta. Hal ini disampaikan Abu Tours usai gelar perkara Lembaga Ombudsman Swasta Daerah Istimewa Yogyakarta (LOS DIY), Kamis, 22 maret 2018.

Perwakilan manajemen Abu Tours cabang Semarang, Al Habibie, mengatakan
pemberangkatan jemaah dilimpahkan ke kantor cabang Semarang sejak cabang Yogyakarta ditutup.

Pihaknya meminta waktu sekitar 120 hari untuk mengurus pengembalian dana. Selain itu dana yang dikembalikan tidak bisa seratus persen karena dipotong biaya administrasi.

"Saya dapat info dari Abu Tours pusat kalau mereka akan mengembalikan dana jemaah Yogyakarta. Tapi beri kami waktu untuk memprosesnya,"ujar Habibie di Yogyakarta.

Habibie membantah kabar dana jemaah Yogyakarta digunakan untuk membiayai biaya perjalanan jemaah di daerah lainnya. Menurutnya sebelum tahun 2018, manajemen Abu Tours Yogyakarta selalu tepat waktu memberangkatkan jemaah.

"Jemaah enggak diberangkatkan kan baru-baru ini saja. Tahun lalu semua jemaah Yogyakarta berangkat dan tidak ada penundaan,"jelasnya.

(Baca: CEO Abu Tours Tak Tahu Pasti Jumlah Jemaah)

Dalam gelar perkara yang diadakan di gedung DPD Yogyakarta, peserta umrah Abu Tours meminta uang mereka segera dikembalikan. Mereka keberatan dengan biaya tambahan Rp15juta yang ditetapkan manajemen Abu Tours.

Di samping itu mereka ragu manajemen sanggup memberangkatkan mereka. Perwakilan jemaah Abu Tours Yogyakarta, Ihwan Jati Gunawan menjelaskan awalnya ada dua opsi yang usulkan jamaah kepada manajemen Abu Tours. Pertama pengembalian uang. Kedua tetap diberangkatkan dengan hanya menambah biaya Rp5- Rp7 juta per orang.

"Tapi akhirnya lebih banyak yang minta uang kembali. Setidaknya ada 173 jamaah yang memberitahu saya minta uang dikembalikan," tegas Ihwan.

(Baca: Bos Abu Tours Jadi Buronan Polisi)

Ia berharap agar manajemen pusat Abu Tours tak sekedar memberi janji palsu. Sebab selama ini jemaah sudah banyak bersabar dan berbaik hati untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan jalan kekeluargaan. Jika pihak Abu Tours kembali mengingkari janji, jemaah akan  melaporkan manajemen Abu Tours ke kepolisian.

Hingga kini ratusan jemaah Abu Tours Yogyakarta masih belum diberangkatkan ke tanah suci. Bukannya bertanggung jawab, manajemen Abu Tours cabang Yogyakarta malah lepas tangan. Kantor cabang Yogyakarta berhenti beroperasi sejak Februari 2018. Komunikasi pun terputus dan jemaah dibiarkan kebingungan tanpa kepastian.


(SUR)