Pembobolan ATM di Semarang Ditangkap

Mustholih    •    Selasa, 24 Oct 2017 19:24 WIB
Pembobolan ATM di Semarang Ditangkap
Ilustrasi.

Metrotvnews.com, Semarang: Kepolisian Resort Kota Besar Semarang mengungkap kasus pembobolan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) yang terjadi selama tiga bulan belakangan di Semarang, Jawa Tengah. Tiga tersangka pelaku pembobolan mesin ATM ditangkap pada Sabtu, 20 Oktober 2017, saat bersembunyi di Palembang, Sumatera Selatan.

"Para pelaku sudah membobol sepuluh ATM. Total kerugian Rp1,4 miliar," kata Kepala Polrestabes Semarang, Komisaris Besar Abiyoso Seno Aji, saat melakukan gelar perkara, Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 24 Oktober 2017.

Ketiga tersangka yang asli Semarang, Jawa Tengah, itu berisial AF, BAP, dan AE. AF dan BAP merupakan karyawan PT Advantage. PT Advantage merupakan perusahaan yang ditunjuk pihak bank melakukan perbaikan mesin ATM yang rusak.

Menurut Abiyoso, AF dan BAP menggasak uang di ATM saat sedang melakukan perbaikan mesin tersebut. "AF bertugas memonitor ATM yang rusak dan yang bertugas mengecek sekaligus memperbaiki adalah tersangka BAP," ungkap Abiyoso.

Meski kerugian mencapai miliaran rupiah, namun Polrestabes Semarang hanya bisa menyita uang tunai Rp430 juta. Turut disita sebagai barang bukti, tiga handphone, dua unit sepeda motor, dan dua unit mobil yang diduga dibeli dari dari uang hasil pembobolan.

Menurut Abiyoso, petugas turut membekuk AE karena tersangka turut terlibat pembobolan dengan mendapat tugas menghitung uang. "Ternyata,  uang hasil rampasan juga dipergunakan oleh tersangka BAP untuk modal judi online. Masih sedang kita dalami ke mana aliran uang yang dibawa lari mereka," jelas Abiyoso.

Atas perbuatan mereka, para tersangka dijerat Pasal 363 Ayat 1 nomor 4 dan 5 tentang pencurian dengan pemberatan ayat (1) ke-4 dan 5 KUHP tentang tindak pencurian dengan pemberatan. Mereka terancam hukuman tujuh tahun penjara. 

(ALB)