Harga Merangkak Naik, Bulog Didesak Gelar Operasi Pasar

Kuntoro Tayubi    •    Selasa, 12 Dec 2017 20:31 WIB
pangan
Harga Merangkak Naik, Bulog Didesak Gelar Operasi Pasar
Kepala Bulog Sub Drive VI Pekalongan Muhson bersama jajarannya akan melaksanakan OP di sejumlah pasar di Kabupaten Tegal dan Kota Tegal. Foto: Medcom.id/Kuntoro Tayubi

Tegal: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, mendesak Bulog menggelar operasi pasar (OP). Tujuannya agar harga kebutuhan pokok stabil menjelang Natal dan Tahun Baru 2018.

"Sebelum harga kebutuhan pokok melonjak naik, Bulog harus turun ke pasar dan menggelar OP," kata Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal, Munif, Selasa, 12 Desember 2017.

Beberapa harga kebutuhan pokok di pasar sudah mulai naik. Mulai dari beras, minyak goreng, dan telur. Harga beras naik antara Rp1.000-Rp1.500 per kilogram. Sedangkan minyak goreng naik Rp1.000 per kilogram dan telur Rp3.000 per kilogram.

"Kalau tidak distabilkan, kasihan masyarakat," ucapnya.

Kepala Bulog Sub Divre VI Pekalongan Muhson mengaku sudah melakukan OP sejak awal bulan, dan berakhir pada akhir tahun nanti. Pihaknya melibatkan pemerintah daerah dan instansi terkait.

"Operasi pasar ini merupakan bagian dari langkah-langkah kami untuk menstabilisasikan harga. Ini sudah kami lakukan," kata Muhson.

Operasi digelar di sejumlah titik di wilayah eks Karesidenan Pekalongan. Sejumlah bahan pokok yang akan dijual ke masyarakat dengan harga lebih murah dari harga pasar di antaranya beras, gula pasir, dan minyak goreng.

"Untuk lokasi OP, kita selalu koordinasikan dengan pemerintah daerah. Titik-titiknya mana saja," ujarnya.

Sementara untuk keperluan operasi pasar ini, Bulog sudah menyiapkan stok sejumlah komoditas utama, antara lain beras sebanyak 24.000 ton, gula pasir 26.000 ton, dan minyak goreng 26.000 liter. Harapannya, harga kebutuhan pokok tetap stabil sampai akhir tahun.

Muhson menambahkan, langkah menstabilkan harga juga dilakukan dengan mengamankan distribusi kebutuhan pokok oleh Satgas Pangan yang melibatkan kepolisian untuk memastikan tidak ada pihak-pihak yang memainkan stok yang berimbas pada melambungnya harga.

"Semoga harga kebutuhan pokok tetap stabil," harapnya.

 


(SUR)