Polisi Bersiaga Jelang Vonis Mahasiswa Obby Kogoya

Ahmad Mustaqim    •    Kamis, 27 Jul 2017 10:21 WIB
papua
Polisi Bersiaga Jelang Vonis Mahasiswa Obby Kogoya
Puluhan polisi saat menggelar apel di Halaman Pengadilan Negeri Yogyakarta, MTVN - Ahmad Mustaqim

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Puluhan polisi bersiaga di sekitar Pengadilan Negeri (PN) Yogyakarta pada Kamis 27 Juli 2017. Di saat bersamaan, PN Yogyakarta menggelar sidang vonis mahasiswa Papua, Obby Kogoya, pada kasus melawan petugas dalam peristiwa pengepungan Asrama Mahasiswa Papua Kamasan I pada pertengahan 2016. 

Pantauan Metrotvnews.com, polisi melakukan apel pasukan sekitar pukul 8.40 WIB. Usai apel, polisi menyebar ke sejumlah sudut PN Yogyakarta.  

Tak lama berselang, puluhan mahasiswa Papua datang di PN Yogyakarta. Mereka sebagian besar mengenakan ikat kepala warna putih dengan tulisan 'Bebaskan Obby'. 

Baca: Pengacara Mahasiswa Papua Tuding Polisi Tutupi Pelanggaran HAM

Obby merupakan mahasiswa Papua yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Daerah Istimewa Yogyakarta dalam peristiwa pengepungan Asrama Mahasiswa Papua Kamasan Jalan Kusumanegara Yogyakarta pada Juli 2016 silam. Ketika itu, polisi melarang mahasiswa Papua menyampaikan pendapatnya di muka umum. 

Polisi dengan kekuatan ratusan personel mengepung dari sisi depan dan belakang asrama. Polisi sempat menangkap sekitar tujuh mahasiswa dan kemudian menetapkan seorang bernama Obby Kogoya sebagai tersangka. Obby dituduh melawan aparat. 

Lalu, Obby dengan dampingan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta mengajukan gugatan praperadilan di PN Sleman pada Agustus 2016 lalu. Majelis hakim PN Sleman menolak gugatan itu. Meski jadi tersangka, Obby tak ditahan dan hanya wajib lapor. 

Sidang perdana Obby digelar pada 21 Maret 2017. Dalam persidangan, jaksa Iswahyudi mendakwa Obby melanggar Pasal 213 ayat 1 junto Pasal 212 KUHP yakni melawan aparat. Selain itu, jaksa juga menyatakan Obby melanggar Pasal 351 KUHP terkait dugaan penganiayaan dua polisi yang bertugas. 



(RRN)