Penipu dan Penggelap Duit Hewan Kurban Dibekuk

Pythag Kurniati    •    Senin, 04 Sep 2017 16:14 WIB
penipuan
Penipu dan Penggelap Duit Hewan Kurban Dibekuk
Kapolres dan Wakapolresta Solo memegang barang bukti. MTVN/Pythag

Metrotvnews.com, Solo: Ulah Wahyu Dwi Prasetyo, 25, warga Kelurahan Cemani, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, sungguh keterlaluan. Dia nekat menipu dan menggelapkan uang penjualan hewan kurban.

"(Jumlah uang yang dibawa kabur) tersangka mencapai Rp1 miliar," kata Kapolresta Solo AKBP Ribut Hari Wibowo di Mapolresta Solo, Senin 4 September 2017.

Wahyu diciduk di depan Pasar Ampel, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, kemarin. Menurut Ribut, tersangka menawarkan hewan kurban ke beberapa warga di Kota Solo dan kabupaten sekitarnya. "Namun sapi-sapi pesanan tidak dikirim sesuai pesanan," terangnya.

Akhirnya banyak warga yang terpaksa batal menyembelih hewan kurban pada saat hari raya Iduladha. Puluhan korban kemudian melapor ke Mapolresta Solo. "Sejauh ini sudah ada 32 korban yang melapor. Kemungkinan korban bisa bertambah."

Korban, kata dia, bukan hanya merupakan warga yang membeli hewan kurban namun juga peternak sapi. Tersangka membeli sapi dari beberapa peternak akan tetapi tidak dilunasi sesuai kesepakatan. Diduga uang hasil penjualan sapi dari korban yang seharusnya digunakan untuk melunasi justru dipakai tersangka untuk kepentingan pribadi.

Selain membekuk tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti seperti uang tunai sebesar Rp217 juta. Polisi juga menyita buku tabungan, dua unit telepon genggam, nota-nota jual beli sapi serta kartu ATM.

Wahyu dijerat Pasal 372 dan atau 378 KUHP tentang Penggelapan dan Penipuan. Ancaman hukum 6 tahun penjara. Kapolres juga mendorong warga lain yang menjadi korban segera melapor ke Mapolresta. "Karena dugaan kita masih ada korban-korban lainnya di luar sana," tutur dia.



(ALB)