Salahi Bestek, Proyek Talut Rp1 Miliar Dibongkar Paksa

Kuntoro Tayubi    •    Kamis, 24 Aug 2017 18:25 WIB
apbd
Salahi Bestek, Proyek Talut Rp1 Miliar Dibongkar Paksa
Alat berat membongkar talut di ruas Jalan Kepel-Maribaya Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. (Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi)

Metrotvnews.com, Tegal: Proyek talut di ruas Jalan Kepel Tanjungharja-Maribaya, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Kamis, 24 Agustus 2017, akhirnya dibongkar. Kontraktor proyek terpaksa membongkar karena bangunan menyalahi bestek.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tegal, Hery Suhartono, membenarkan pembongkaran dikerjakan kontraktor pemenang proyek. Pihaknya sempat menawarkan agar kontraktor menghibahkan pekerjaan pembongkaran. Kontraktor memilih untuk membongkar sendiri, termasuk biaya pembongkaran.

"Anggap saja (pekerjaan) mulai dari nol lagi, pekerjaan kemarin mubadzir," ujarnya. Bestek adalah rencana pembuatan bangunan dengan segala perinciannya (gambar, biaya).

Hery menyebutkan semua bangunan talut di ruas jalan tersebut, dibongkar. "Panjangnya kurang lebih 400 meter," katanya. 

Kendati pembangunan talut itu menyalahi bestek, DPU tidak memberikan catatan hitam atau blacklist terhadap pemenang tender. Alasannya, pekerjaan proyek tersebut masih ada sisa waktu selama dua bulan. Menurut Hery, selagi kontraktor masih bertanggungjawab, DPU mempersilahkan untuk memperbaikinya kembali.

Direktur CV Putra Sinambung Pendi selaku pemenang tender proyek tersebut tidak merespons panggilan telepon dan pesan singkat yang dilayangkan melalui nomor ponselnya. 

Sebelumnya, Ketua Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksanaan Negeri (Kejari) Slawi, Kabupaten Tegal, Widarto Adi Nugroho menyatakan bahwa proyek pembangunan talut di Ruas Jalan Kepel-Maribaya Kecamatan Kramat, memang jelek. Menurutnya, pembangunan talut juga jauh dari spek. 

Kepala UPTD Pekerjaan Umum (PU) Wilayah I yang meliputi Kecamatan Kramat, Suradadi, Warureja, Aris AR mengungkapkan, anggaran pembangunan talut bersumber dari APBD II Kabupaten Tegal Tahun 2017 sebesar Rp1.080.500.000. Pembangunan dilaksanakan selama 90 hari kerja atau sekitar tiga bulan. Saat ini, sudah berjalan satu bulan.


(SAN)