Tony Prasetiantono Meninggal karena Serangan Jantung

Patricia Vicka    •    Kamis, 17 Jan 2019 18:27 WIB
obituari
Tony Prasetiantono Meninggal karena Serangan Jantung
Jenazah Tony Prasetiantono tiba di rumah duka di Yogyakarta, Kamis 17 Januari 2019 Medcom.id/ Patricia Vicka.

Sleman: Ekonom Senior Universitas Gadjah Mada (UGM) Tony Prasetiantono meninggal dunia karena serangan jantung. Keponakan almarhum, Fery Kurniawan, 45, menjelaskan, Tony ditemukan tak benyawa dalam posisi terduduk di dalam kamar hotel Ritz Caltron di Jakarta, Rabu malam, 17 Januari 2019.

Sebelum meninggal, Fery menjelaskan jika sang paman datang ke Jakarta untuk keperluan kerja. Toni memang kerap bolak-balik ke Jakarta karena masih memiliki jabatan di sejumlah institusi.

"Dia ke Jakarta mau rapat di Badan Supervisi Bank Indonesia (BSBI). Lalu malamnya kumpul sama teman-temannya di restoran sampai jam 21.30 WIB," kata Fery di rumah duka, Perumahan Pesona Merapi J7& J8, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis, 17 Januari 2019.

Fery kembali mengatakan, usai berkumpul bersama teman-temannya, Tony kemudian kembali ke kamar hotel. Ia kemudian menelepon petugas hotel dan memintanya segera menuju kamar. Tiba dikamar, lanjut Fery petugas hotel sempat kesulitan membuka pintu.

"Pas dibuka, dia (Tony) diem aja duduk di kursi. Tak bernyawa. Mungkin jantung," jelas Fery.

Petugas Hotel pun segera Melarikan Toni ke RS MMC Jakarta. Sayang, nyawa anak bungsu dari dua bersaudara itu tak dapat diselamatkan.

Menurut Fery, Tony sudah lama memiliki riwayat penyakit jantung. Tony juga sempat sakit sebelum meninggal dunia. Saat itu Tony sedang mengunjungi putrinya yang sedang kuliah di Belanda. 

"Dulu pernah sakit jantung. Sudah lama. tapi sekarang gada keluhan. Kemarin sakit ga parah sih," beber Fery.

Senada, Hery Nugroho, 52, mengatakan jika teman karib Tony mengatakan adanya riwayat sakit jantung. Menurut Hery, Tony pernah sakit jantung sekitar lima tahun lalu.

"Iya, memang ada jantung. Tapi enggak pernah kambuh. Dia juga pernah sakit syaraf kejepit. Sering kambuh kalau abis olah raga," jelas Hery.

Jenazah Tony tiba di rumah duka sekitar pukul 14.00 WIB. Pemakaman akan dilakukan besok siang di komplek pemakaman UGM Sawitsari di Condong Catur, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Pantauan Medcom.id, kerabat, keluarga, teman-teman serta rekan seprofesi Tony sudah berkumpul di rumah duka. Karangan bunga dukacita pun banyak berjajar rapi di depan rumah Tony. Tenda duka cita pun sudah berdiri tegak di depan halaman rumahnya.

Mengutip Prisma Journal, Tony Prasetiantono adalah dosen tetap Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada sejak 1986 dan anggota Dewan Redaksi Majalah Prisma sejak 2009.

Dia juga menjabat Kepala Pusat Studi Ekonomi dan Kebijakan Publik Universitas Gadjah Mada serta Chief Economist Bank BNI sejak September 2006.

Jabatan lainnya adalah Komisaris Independen PT Bank Permata Tbk sejak Maret 2011. Sebelumnya Tony  adalah Komisaris Independen PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dari tahun 2003 sampai dengan tahun 2005.


(DEN)