Lapor ke Sini Bila Jadi Korban Juru Parkir Nakal di Yogyakarta

Ahmad Mustaqim    •    Rabu, 27 Dec 2017 14:24 WIB
Lapor ke Sini Bila Jadi Korban Juru Parkir Nakal di Yogyakarta
Ilustrasi. Foto: MI/Arya Manggala

Yogyakarta: Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta mempersilakan wisatawan mengadu jika menjadi korban juru parkir nakal. Hal ini menyusul sejumlah lokasi parkir yang mematok tarif parkir tak wajar saat musim libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.

"Masyarakat atau wisatawan bisa menyampaikan aduannya ke nomor 081802704712. Aduan masuknya ke Dinas Perhubungan," kata pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Imanuddin Aziz, Rabu, 27 Desember 2017.

Aziz menjelaskan nomor aduan tersebut merupakan nomor baru setelah nomor aduan lama tak dipakai. Nomor aduan resmi dipakai sejak Minggu, 24 Desember 2017. Pihaknya mengaku belum memperoleh aduan hingga saat ini.

"Soal pelanggaran nanti akan kami tindak. Sedang kita koordinasi dengan Satpol PP," ujarnya.

Aziz menyebut palanggaran parkir juga bisa terjadi di berbagai lokasi, termasuk di parkir liar yang berada di sirip Malioboro. Juru parkir resmi memiliki surat tugas dari Dinas Perhubungan.

"Juru parkir yang punya surat tugas harus menaati aturan. Tak boleh mematok harga di atas ketentuan. Juru parkir yang di sirip Malioboro akan kita panggil khusus. Yang melanggar (surat tugasnya) bisa langsung dicabut," ungkapnya.

Tiga juru parkir di Jalan Perkapalan di timur alun-alun utara Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta, ditangkap akibat menarik tarif parkir di atas harga wajar. Ketiga juru parkir yang ditangkap yakni Nurdiyanto, 26, warga Pendowoharjo, Sewon, Bantul; Rochmad Eko Sulistyo, 31, warga Ngupasan, Gondomanan, Kota Yogyakarta; dan Sarjana, 55, warga Pendowoharjo, Sewon.

Mereka ketahuan menarik tarif parkir mobil sebesar Rp20 ribu. Padahal, Perda Nomor 4 tahun 2012 mengatur tarif retribusi parkir yakni sepeda motor sebesar Rp1.000 dan kendaraan roda empat Rp2.000.
(SUR)