Salinan Putusan Praperadilan Bupati Jepara Belum Diterima Kejati Jateng

Mustholih    •    Rabu, 22 Nov 2017 13:13 WIB
praperadilan
Salinan Putusan Praperadilan Bupati Jepara Belum Diterima Kejati Jateng
Ilustrasi. MTVN/M Rizal

Semarang: Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah mengklaim tak kunjung menerima salinan putusan praperadilan Bupati Jepara Ahmad Marzuqi. Karena itu mereka belum bisa mengambil sikap terkait kasus dana bantuan partai politk 2011-2012.

"Belum terima putusan lengkapnya. Saya cek belum ada," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Jateng, Sugeng Riyadi, saat dihubungi Metrotvnews.com, Semarang, Jawa Tengah, Rabu, 22 November 2017.

Ahmad Marzuqi memenangkan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Semarang pada 13 November 2017. Marzuqi tidak terima ditetetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah.

(Baca: Bupati Jepara Menang Praperadilan)

Marzuqi pernah ditetapkan sebagai tersangka pada 2016 dalam kasus dugaan korupsi dana bantuan keuangan bagi PPP Kabupaten Jepara pada 2011-2012. Pada saat itu, penyidik menyampaikan dua alat bukti permulaan, yakni keterangan sejumlah saksi dan bukti surat.

Hakim Lasito menyatakan dua bukti tersebut belum memenuhi alat bukti yang cukup untuk menyatakan pemohon sebagai tersangka. Hakim menyebut bukti permulaan yang dikeluarkan oleh Kejati Jateng tak bia menggambarkan perbuatan pidana Ahmad Marzuqi.

Kejaksaan Tinggi sendiri pernah menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) karena dinilai kurang bukti. Terhadap SP3 tersebut, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia mengajukan gugatan praperadilan terhadap Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah dan dikabulkan.

Dalam putusannya, PN Semarang membatalkan SP3 dan memerintahkan penyidik untuk kembali mendalami alat bukti untuk penetapan kembali Ahmad Marzuqi sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Dalam putusan itu, juga dijelaskan tentang putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang atas terpidana dalam kasus itu yang sudah diadili bisa digunakan sebagai alat bukti.

(Klik: Kejati Jateng Tunggu Salinan Putusan Praperadilan Bupati Jepara)

Mengomentari kekalahan Kejati Jateng oleh Marzuqi, Sugeng menyatakan  institusinya belum mengambil langkah hukum sejak putusan praperadilan dibacakan sembilan hari lalu. "Wong putusan belum diterima apa yang didiskusikan. Kan kita kaji, kalau (putusan) diterima. Kita lihat," ujar Sugeng menegaskan.


(SUR)