Pelayaran Jepara-Karimunjawa tak Aman

Rhobi Shani    •    Senin, 27 Nov 2017 12:36 WIB
cuaca ekstrem
Pelayaran Jepara-Karimunjawa tak Aman
Warga menunggu di Pelabuhan Jepara lantaran tak bisa menyeberang ke Karimunjawa, Senin, 27 November 2017. Itu terjadi lantaran cuaca buruk dan gelombang mencapai ketinggian 4 meter, MTVN - Rhobi Shani

Jepara: Cuaca buruk melanda perairan Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah. Ketinggian gelombang di perairan Karimunjawa mencapai empat meter. Kondisi itu tak aman bagi pelayaran Jepara-Karimunjawa.

Kepala Unit Pelayanan Pelabuhan (UPP) Syahbandar Jepara Suripto memprediksi kondisi itu terjadi hingga tiga hari ke depan. Ia pun mengeluarkan larangan pelayaran.

“Kalau masih pagi jam 06.00 gelombang tidak terlalu tinggi. Tapi kalau sudah agak siang tinggi gelombang maksimal bisa mencapai 4 meter,” ujar Suripto, Senin 27 November 2017.
 
Selain potensi gelombang tinggi, Suripto menambahkan, angin yang berhembus di perairan laut utara Jawa Tengah mencapai 4 hingga 15 knot. Dimana angin berhembus dari arah barat dan barat daya. Serta, diperkirakan disertai hujan sedang.
 
“Setiap hari kami mendapatkan informasi cuaca itu dari BMKG, kondisi seperti itu akan berlangsung selama tiga hari kedepan,” kata Suripto.
 
Melihat kondisi cuaca seperti itu, praktis KMP Siginjai dam KMC Epress Bahari tak berlayar hari ini. Calon penumpang dari Semarang, Widyo Leksono menyampaikan tak mengetahui soal pelarangan berlayar bagi kapal penumpang.
 
“Tahunya pas sudah di sini (pelabuhan), kok loket tiket tutup terus ada informasi yang ditempel kalau kapal tidak berangkat karena cuaca buruk,” ungkap Widyo.
 
Bedasarkan hasil pantauan, sejak pagi ratusan calon penumpang sudah memadati Pelabuhan Jepara. Selain warga dan wisatawan lokal, calon penumpang juga berasal dari luar negeri.


(RRN)