Keluyuran di Jam Pelajaran, Belasan Guru Terjaring Razia

Rhobi Shani    •    Senin, 03 Oct 2016 15:03 WIB
razia
Keluyuran di Jam Pelajaran, Belasan Guru Terjaring Razia
Aparatur Sipil Negara terjaring razia oleh Satpol PP saat belanja di pasar pada jam kerja. (Metrotvnews.com/Rhobi Shani)

Metrotvnews.com, Jepara: Sebagai guru semestinya berada di sekolah saat jam pelajaran berlangsung. Tapi tidak bagi belasan guru yang terjaring razia Satpol PP Jepara, Jawa Tengah.

Mereka justru meninggalkan jam pelajaran demi berbelanja. Belasan guru itu terpergok petugas Satpol PP di Pasar Jepara I, Pasar Jepara II, dan pusat perbelanjaan di kawasan Pecinan Jepara. 
 
“Kami mendapati belasan ASN (berstatus aparatur sipil negera) sedang berbelanja di pasar dan toko-toko saat jam kerja,” ujar Kepala Satpol PP Jepara Trisno Santoso, usai razia, Senin (3/10/2016).
 
Belasan ASN yang terjaring razia semuanya guru. Bahkan, ada yang menyandang pangkat kepala sekolah. Mereka meninggalkan jam pelajaran tanpa mengantongi surat tugas dari sekolah masing-masing.
 
“Aturannya sudah jelas, tidak boleh meninggalkan jam kerja. Kalau memang keluar, harus membawa surat tugas,” kata Trisno.
 
Saat diinterogasi, para ASN menyampaikan berbagai alasan. Seperti mengambil gaji pegawai sampai membeli barang-barang keperluan sekolah.
 
“Yang terjaring semuanya guru, mulai dari jenjang SD sampai SMA. Ada juga yang staf tata usaha,” beber Trisno.
 
Untuk memberi efek jera, ASN diminta mengisi surat pernyataan tidak akan mengulangi kesalahan dan bersedia diberi sanksi jika kembali terjaring razia.
(SAN)