Nasyiatul Aisyiyah Gelar Mukmatar Bahas Isu Perempuan

Ahmad Mustaqim    •    Senin, 22 Aug 2016 19:29 WIB
hak perempuan
Nasyiatul Aisyiyah Gelar Mukmatar Bahas Isu Perempuan
Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah, Norma Sari (kedua kanan). Foto: Dokumen PP Nasyiatul Aisyiyah

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Salah satu organisasi perempuan Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah akan menyelenggarakan Mukmakmar XIII pada 26-28 Agustus. 

Muktamar itu mengangkat tema "Gerakan Perempuan Muda Berkemajuan untuk Kemandirian Bangsa", mereka akan membahas sejumlah isu strategis soal perempuan pada Muktamar yang akan digelar di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah, Norma Sari, mengatakan gerakan perempuan muda Muhammadiyah telah memperluas diri dalam berbagai bidang kehidupan, baik pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, keagamaan, hukum, bahkan politik secara nasional. Menurut dia, kondisi saat ini masih banyak merugikan perempuan lantaran masih terbatasnya sejumlah akses.

“Situasi yang masih merugikan perempuan karena hambatan akses pada hak-hak dasar menjadikan gerakan perempuan muda Muhammadiyah yang mengusung Islam berkemajuan, semakin menemukan relevansinya,” kata Norma di Yogyakarta, Senin (22/8/2016).

Norma memandang kemandirian bangsa dapat diejawantahkan melalui gerakan perempuan muda yang berkemajuan. Menurut dia, gerakan tersebut mengandung ikhtiar atau usaha memperkuat posisi perempuan muda Indonesia sehingga dapat mengatasi problem yang masih dihadapi perempuan.

"Selain itu juga menempatkan perempuan sebagai subjek pembangunan yang bermuara pada terwujudnya kemandirian bangsa. Asa tersebut sejalan dengan komitmen Muhammadiyah maupun pemerintah saat ini untuk mewujudkan Indonesia berkemajuan," ungkapnya.

Dalam Muktamar nanti, lanjut Norma, akan dibahas beberapa isu strategis, antara lain gerakan advokasi perempuan dan anak untuk pencapaian sustainibility development goals, peran kebangsaan gerakan perempuan muda, keberdayaan ekonomi perempuan, dan membangun kecendekiawanan juga inovasi gerakan perempuan muda untuk Indonesia Berkemajuan. 

Sejumlah pembicara yang diagendakan hadir, yakni Menteri Kesehatan, Nila Djuwita F. Moeloek; Ketua MPR, Zulkifli Hasan; dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy.

"Muktamar Nasyiatul Aisyiyah merupakan forum permusyawaratan tertinggi sekaligus sarana konsolidasi nasional kader Nasyiatul Aisyiyah yang telah tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Muktamar ini akan mengambil keputusan penting untuk menentukan langkah-langkah strategis bagi gerakan Nasyiatul Aisyiyah dan bagi perempuan secara luas," kata dia.


(UWA)