Keraton Peringati Adeging Nagari Surakarta

Pythag Kurniati    •    Rabu, 19 Oct 2016 12:59 WIB
keraton
Keraton Peringati Adeging Nagari Surakarta
Peringatan Adeging Negari Surakarta di Keraton Kasunanan Solo, Rabu (19/10/2016). (Foto: MTVN/Pythag)

Metrotvnews.com, Solo: Keraton Kasunan Solo menggelar peringatan Adeging Nagari Surakarta atau peringatan berdirinya Keraton Solo. Sekitar 700 sentana dalem serta abdi dalem keraton berkumpul di Sasana Handrawina Keraton Kasunanan Solo, Rabu, 19 Oktober 2016.

Wakil Pengageng Sasana Wilapa Keraton Kasunanan Solo, Kanjeng Pangeran Aryo (KPA) Winarno Kusumo mengatakan, saat ini usia Keraton Kasunanan Solo mencapai 272 tahun (berdasarkan kalender Masehi) dan 280 tahun (berdasarkan kalender Sultan Agung).

"Dahulu Sinuhun PB II memindahkan Keraton dari Kartasura ke Desa Sala pada 1670 tahun Je. Perpindahan tersebut terjadi tepat pada tanggal 17 bulan Suro," ungkap Winarno Kusumo.

Perpindahan keraton Mataram Islam dari Kartasura ke Sala disebabkan oleh kondisi keraton di Kartasura yang rusak karena peristiwa Geger Pecinan.

"Sempat meninjau beberapa tempat, akhirnya berhenti di Desa Sala. Pada waktu itu PB II mengatakan mulai saat ini berdiri Negari Surakarta Hadiningrat," kata dia.

Peringatan Adeging Nagari Surakarta, lanjutnya, dilakukan secara sederhana. Diawali dengan zikir, dilanjutkan pembagian hasil bumi kepada para abdi dalem.

"Intinya menunjukkan wujud rasa syukur kami," kata dia.

Dalam kesempatan tersebut, KPA Winarno Kusumo berharap keraton tetap bertahan dan nilai budayanya tidak pernah luntur.

"Senajan mung sak megaring payung, keraton bakal tetep kuncoro (meski hanya sebesar payung, keraton akan tetap bersinar)," demikian Winarno Kusumo mengutip kata-kata PB II.


(MEL)