Rumah Berlantai Dua 'Menghambat' Pengerjaan Jalan Tol di Tegal

Kuntoro Tayubi    •    Sabtu, 17 Sep 2016 11:40 WIB
tol
Rumah Berlantai Dua  'Menghambat' Pengerjaan Jalan Tol di Tegal
Rumah berlantai dua yang enggan digusur untuk pembangunan jalan tol di Tegal, MTVN - Kuntoro Tayubi

Metrotvnews.com, Tegal: Pekerjaan proyek jalan Tol Pejagan-Pemalang seksi III dan IV di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, terkendala pembebasan tanah. Sebuah rumah mewah berlantai dua berdiri tegak di tengah proyek jalan tol meski 27 rumah warga yang berada di sekitarnya telah rata dengan tanah.

Rumah milik pengusaha warteg Haji Sanawi, warga Desa Sidakaton, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal. Sanawi memiliki warteg dan tinggal di Jakarta bersama istrinya. Sementara rumah dirawat oleh kedua orang tua Sanawi, yakni Tarmidi dan Taryuni
 
Tarmidi mengatakan, pihak panitia pembebasan tanah jalan tol hanya menyanggupi membayar ganti rugi Rp1,5 miliar atas rumah tersebut. Namun Sanawi masih meminta pembayaran ganti rugi rumah dan tanah di atas penawaran pihak tol yakni Rp2 miliar.
 
“Hingga kini belum ada kesepakatan diantara mereka. Uang ganti rugi tidak cukup untuk membeli tanah dan membangun rumah seperti ini,” kata Tarmidi kepada Metrotvnews.com, Sabtu (17/9/2016).
 
Tarmidi berharap pihak panitia pembebasan tanah jalan tol dan anaknya bisa kembali bersepakat. Ia mengaku tidak ingin mengganggu proyek nasional, namun pemerintah harus bisa memenuhi keinginan anakanya yang dinilai realistis.

Di Desa Sidakaton sendiri sudah ada 27 rumah warga yang terkena pembebasan tanah. Bangunan rumah tersebut telah rata dengan tanah, dibongkar pemiliknya masing-masing. Mereka telah sepakat dengan harga pembelian dari panitia pembebasan tanah jalan tol.
 
“Luas rumah ini kurang lebih 250 meter persegi. Hingga saat ini belum terjadi kesepakatan harga antara panitia pembebasan tanah dan Sanawi,” kata Tarmidi.

Proyek pembangunan jalan Tol Trans Jawa ruas pejagan pemalang kini tengah  memasuki Kabupaten Tegal. PT Pejagan Pemalang Toll Road kini tengah merampungan pembangunan pondasi jembatan dan jalan layang yang melintasi perlintasan sebidang. Ruas tol pejagan pemalang seksi tiga dan empat ini rencananya sudah bisa dilalui pada arus mudik lebaran 2017 mendatang.


(RRN)